Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Bisnis · 6 Mar 2026 14:31 WITA ·

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer


Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer Perbesar

Menjawab meningkatnya kebutuhan distribusi sektor industri konsumsi nasional, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas angkut kontainer pada layanan KALOG Plus, khususnya rangkaian KA KALOG 3. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan serta mendorong efisiensi distribusi barang, terutama untuk sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar,
menyampaikan bahwa perusahaan melihat tren permintaan angkutan kontainer yang
terus bertumbuh, khususnya dari pelaku industri FMCG dan manufaktur. “Oleh karena itu, sejak 20
Februari 2026 lalu kami meningkatkan frekuensi perjalanan pada rangkaian KA
KALOG 3 dari dua kali per minggu menjadi enam kali per minggu. Dengan
penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs
per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan,” ujar Fahdel.

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas ini
merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran moda kereta
api pada segmen middle mile rantai pasok nasional. “Peningkatan layanan
ini bukan hanya untuk mengakomodasi kenaikan volume, tetapi juga memastikan
konsistensi jadwal dan kepastian layanan bagi pelanggan. Kami ingin
menghadirkan solusi logistik yang lebih andal, cepat, dan kompetitif bagi
industri,” tambahnya.

Data internal KAI Logistik mencatat bahwa sepanjang 2025
perusahaan membukukan pertumbuhan volume angkutan kontainer sekitar 8 persen
dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi
nasional. Tren ini juga sejalan dengan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS)
pada 5 Februari 2026, yang menyampaikan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 yang
tumbuh 5,11 %, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024. Hal ini mencerminkan
meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi, termasuk pada sektor barang
konsumsi.

Peningkatan konsumsi tersebut turut tercermin dari data
terbaru Compas.co.id yang dipaparkan oleh Hanindia Narendrata, Co-Founder dan
CEO Compas, yang menyebutkan bahwa nilai transaksi FMCG di platform digital
melonjak hingga 168,7 persen dalam periode 2022–2025, bergerak dari angka Rp 48
triliun menjadi Rp 129 triliun.

Dinamika pergerakan barang yang semakin tinggi ini
menjadi salah satu faktor pendorong optimalisasi layanan distribusi, termasuk
melalui penguatan kapasitas pada rangkaian KA KALOG 3. Layanan ini secara khusus melayani rute strategis Jakarta
(Sungai Lagoa) – Surabaya (Kalimas), dengan titik transit di Karawang (Klari).
Kehadiran titik
transit ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pelanggan di kawasan
industri Klari, yang mayoritas bergerak di sektor FMCG.

“Dengan kapasitas angkut kontainer yang kami
tingkatkan, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan FMCG
dan industri konsumsi lainnya dalam memfasilitasi pengiriman barang secara
lebih optimal, konsisten, dan tepat waktu,” tutup Fahdel.

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pemanfaatan
moda kereta api juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal, dan
berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel
berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur
darat, sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam mendukung sistem logistik
nasional yang lebih ramah lingkungan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 901 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

21 April 2026 - 22:22 WITA

BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini

21 April 2026 - 20:25 WITA

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

21 April 2026 - 20:22 WITA

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

21 April 2026 - 19:30 WITA

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

21 April 2026 - 19:17 WITA

Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

21 April 2026 - 18:56 WITA

Trending di Bisnis