Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Feb 2026 19:39 WITA ·

Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan


Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan Perbesar

Jakarta, 17 Februari 2026 – Penghentian insentif kendaraan motor listrik sejak Desember 2025 oleh Pemerintah Indonesia menjadi perhatian industri pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya penyesuaian harga di pasar yang berujung pada potensi pengaruh daya beli masyarakat, serta dinamika pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai berakhirnya insentif ini tentunya dapat memberikan tekanan terhadap minat masyarakat dalam jangka pendek, seiring kenaikan harga kendaraan listrik di pasaran. Namun demikian, ia memastikan bahwa dampaknya terhadap kinerja perseroan tetap terkelola. Hingga Januari 2026, pembiayaan motor listrik berkontribusi lebih dari 10% terhadap total pembiayaan sepeda motor BRI Finance.

“Pembiayaan motor listrik belum menjadi kontributor utama dalam portofolio pembiayaan konsumer di BRI Finance, sehingga kebijakan ini tidak berdampak langsung pada kesehatan portofolio pembiayaan motor listrik. Tentunya segmen ini masih memiliki potensi pertumbuhan jangka menengah dan panjang, terutama seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.” ujar Wahyudi.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua secara keseluruhan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan Motor Baru Premium dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan menggunakan skema ADDM (Angsuran Dibayar di Muka). Program ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas sekaligus mendorong daya beli masyarakat, khususnya pada segmen motor premium yang tetap menunjukkan permintaan stabil.

Selain itu, BRI Finance terus memperkuat kolaborasi dengan dealer dan produsen melalui partisipasi aktif dalam berbagai pameran otomotif serta program promosi bersama. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menjaga kualitas pertumbuhan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Transformasi Tata Kelola, Presiden Puji Langkah PT Timah Tertibkan Tambang Ilegal dan Perbaikan Kinerja

15 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Trending di Bisnis