Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 28 Apr 2026 10:30 WITA ·

Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif


Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif Perbesar

Jakarta, 27 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (‘BRI Finance’), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, membukukan kinerja yang solid pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I-2026, di tengah dinamika penurunan harga batubara serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan.

Per akhir Maret 2026, penyaluran pembiayaan alat berat Perseroan tercatat tumbuh sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan ini mencerminkan daya tahan (resilience) permintaan pembiayaan alat berat yang tetap terjaga, meskipun berada dalam tekanan penurunan average selling price (ASP) batubara di pasar global.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa hingga saat ini, koreksi harga batubara belum memberikan dampak material terhadap kinerja pembiayaan alat berat Perseroan.

“Permintaan pembiayaan alat berat masih berada dalam tren yang positif. Penurunan ASP batubara belum memberikan tekanan yang signifikan terhadap aktivitas pembiayaan kami,” ujar Dhani.

Dari sisi portofolio, segmen pembiayaan alat berat memberikan kontribusi sebesar 17,80% terhadap total pembiayaan BRI Finance, sekaligus mempertegas perannya sebagai salah satu pilar pertumbuhan Perseroan.

Ke depan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam merespons potensi perlambatan pada sektor berbasis komoditas. Perseroan secara berkelanjutan memperkuat penerapan manajemen risiko serta meningkatkan selektivitas penyaluran pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor dengan tingkat sensitivitas tinggi terhadap volatilitas harga komoditas.

Selain itu, Perseroan juga mengintensifkan pemantauan kualitas portofolio secara berkala guna memastikan kualitas aset tetap terjaga di tengah dinamika pasar.

Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, BRI Finance terus memperkuat diversifikasi pembiayaan ke sektor-sektor produktif dengan prospek pertumbuhan yang lebih stabil. Inisiatif ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan portofolio, mengendalikan konsentrasi risiko, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 903 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

26 Mei 2026 - 23:52 WITA

Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

26 Mei 2026 - 22:19 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya

26 Mei 2026 - 22:10 WITA

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

26 Mei 2026 - 19:45 WITA

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

26 Mei 2026 - 19:45 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

26 Mei 2026 - 18:53 WITA

Trending di Bisnis