Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Nov 2025 16:45 WITA ·

Regulasi Baru Perkuat Kewajiban Deteksi Dini Kebakaran Lahan Perkebunan


Regulasi Baru Perkuat Kewajiban Deteksi Dini Kebakaran Lahan Perkebunan Perbesar

Jakarta, Indonesia — Pemerintah memperbarui ketentuan pemantauan kebakaran lahan yang kini memberikan opsi pemantauan titik panas berbasis penginderaan jarak jauh secara real-time.

Kebijakan baru memperluas ketentuan sebelumnya di Permentan 05/2018 Pasal 21, yang mewajibkan pembangunan menara pemantau api—sebuah pendekatan yang kerap menghadapi keterbatasan jarak pandang, cuaca, serta biaya infrastruktur yang tinggi.

Dengan pembaruan regulasi melalui Permentan 06/2025 Pasal 21, industri perkebunan kini dapat memanfaatkan teknologi modern seperti sistem otomatis DJI Dock 3 menggunakan Matrice 4TD (M4TD), drone thermal beresolusi tinggi yang dirancang untuk pemantauan area luas secara berkelanjutan.

Pemantauan Modern Sesuai Ketentuan Permentan 06/2025

Melalui integrasi kamera thermal pada M4TD, DJI Dock 3 mampu melakukan patroli rutin dan respons darurat sepanjang hari, termasuk saat visibilitas rendah akibat asap, cuaca, atau cahaya matahari yang menyilaukan. Data suhu dikirimkan secara real-time ke command center bersama tampilan RGB dan thermal sebagai verifikasi tambahan, memastikan proses deteksi dini berlangsung cepat dan akurat. Pendekatan ini memungkinkan pemantauan area yang jauh lebih luas tanpa menempatkan personel pada lokasi berisiko.

Meningkatkan Efektivitas Pencegahan Kebakaran

Penggunaan teknologi penginderaan jarak jauh tidak hanya mempermudah pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan secara cepat ketika indikasi titik panas muncul. Data yang dihasilkan dapat dicatat sebagai bukti kepatuhan, sementara operasi yang berlangsung 24/7 membantu perusahaan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi potensi kerugian akibat kebakaran lahan.

Mendukung Keberlanjutan dan Keamanan Operasional

Transformasi dari menara pemantau tradisional ke sistem pemantauan otomatis berbasis drone menandai langkah besar dalam peningkatan perlindungan lahan perkebunan. Dengan kemampuan deteksi suhu yang presisi dari M4TD dan operasi tanpa henti dari DJI Dock 3, industri memiliki solusi yang lebih efisien, aman, dan sesuai perkembangan regulasi untuk mengendalikan risiko kebakaran.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 946 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

26 Agustus 2026 - 12:01 WITA

Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

26 Agustus 2026 - 10:53 WITA

MENTERI PERDAGANGAN DORONG PERLUASAN INDUSTRI MEBEL DAN KERAJINAN INDONESIA MENUJU PASAR GLOBAL DI KOTA SURAKARTA

26 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

26 Agustus 2026 - 10:24 WITA

UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

26 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Bisnis