Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 8 Nov 2025 13:32 WITA ·

PTPP Percepat Pembangunan Infrastruktur Maritim Berkelas Dunia Proyek Pelabuhan Patimban


PTPP Percepat Pembangunan Infrastruktur Maritim Berkelas Dunia Proyek Pelabuhan Patimban Perbesar

Jakarta, 7 November 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional andalan bangsa dengan menjaga momentum pertumbuhan kinerja melalui percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap I-2 Paket 6 di Subang, Jawa Barat. Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp5,48 triliun ini kini telah mencapai progres 72,89 persen, dan ditargetkan selesai lebih cepat dari rencana kontrak.

Pelabuhan Patimban akan menjadi simpul logistik maritim utama Indonesia dengan kapasitas hingga 7,5 juta TEUs, berperan vital dalam memperlancar arus ekspor-impor dan mendukung pertumbuhan industri manufaktur di kawasan Jawa Barat. Keberhasilan PTPP dalam mengelola proyek berskala besar dan kompleks ini menegaskan reputasinya sebagai kontraktor nasional berkelas internasional yang mampu bekerja tepat waktu, efisien, dan berkualitas tinggi.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dijalankan dengan disiplin tinggi terhadap mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.

“Kami optimis dapat menyelesaikan proyek Pelabuhan Patimban lebih cepat dengan kualitas prima dan penerapan HSE sesuai standar internasional. Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kerja keras seluruh tim di lapangan,” ujar Joko.

Meski menghadapi tantangan pasokan material reklamasi akibat penutupan izin tambang di wilayah Subang, PTPP berhasil menjaga keberlanjutan pekerjaan melalui koordinasi intensif dengan instansi dan mitra strategis. Selain itu, perusahaan mengimplementasikan sistem manajemen proyek digital yang memastikan setiap tahapan berjalan efisien, transparan, dan sesuai rencana biaya.

Kinerja proyek Patimban turut mendapatkan pengakuan nasional dan internasional. PTPP meraih RoSPA Gold Award pada tahun 2024 dan 2025, serta mencatat Zero Accident hingga lima juta jam kerja tanpa LTA.

“Rekor ini mencerminkan konsistensi dan komitmen PTPP dalam menjaga mutu, keselamatan, dan produktivitas, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa perusahaan konstruksi nasional Indonesia mampu menghadirkan karya konstruksi kelas dunia,” tutup Joko.

Dengan rekam jejak tersebut, PTPP terus menegaskan kiprahnya sebagai ikon transformasi BUMN Karya modern dan andal, yang menjadi kebanggaan bangsa dalam membangun infrastruktur strategis nasional untuk Indonesia yang lebih maju.

–SELESAI–

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,337 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

27 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

27 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran

27 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit

27 Agustus 2026 - 12:42 WITA

Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis

27 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT

27 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Trending di Bisnis