Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 23 Nov 2025 14:23 WITA ·

PTPN I Latih Pemandu Wisata Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Bagian Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara


PTPN I Latih Pemandu Wisata Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Bagian Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara Perbesar

LANGKAT – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Salah satunya melalui pelatihan pemandu wisata profesional di Bukit Lawang, pintu gerbang utama Taman Nasional Gunung Leuser, yang digelar PTPN I Regional 1 pada Senin (10/11/2025).

Sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari pemandu wisata lokal dan anggota Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (PPI), mengikuti pelatihan bertema “Heroes of Hospitality: Menjaga Alam, Menyapa Dunia”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra pelaksana CSR tersertifikasi.

Region Head PTPN I Regional 1, Wispramono Budiman, membuka kegiatan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Sinergi antara Perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi keharusan dan tugas moral Perusahaan. Oleh karena itu, kami merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi kawasan pariwisata di Kabupaten Langkat agar lebih baik lagi. Kita semua ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, tetapi alam lingkungan tetap lestari,” ujar Wispramono.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata.

BenihBaik.com menyusun program pelatihan dalam tiga materi utama: yakni pertama, Etika Pariwisata dan Keramahan Lokal, disampaikan oleh Gilang Ahmad Fauzi, pakar pariwisata inklusif. Kedua, Rescue dan Pertolongan Pertama (P3K), disampaikan oleh Azhar, praktisi keselamatan wisata, dan Fotografi Handphone untuk Promosi Pariwisata, untuk melatih peserta memanfaatkan smartphone dalam dokumentasi wisata.

Wispramono menekankan bahwa ketiga materi tersebut merupakan elemen dasar yang wajib dimiliki pemandu wisata alam, terutama di kawasan berisiko tinggi seperti Taman Nasional Gunung Leuser.

“Objek wisata di sini berbasis alam, sehingga masuk kategori risiko tinggi. Para pramuwisata harus paham betul penanganan keselamatan. Sedangkan fotografi handphone adalah keterampilan penting agar pemandu tidak gaptek dan mampu mendukung promosi wisata,” jelasnya.

Investasi Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Danas, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan praktik nyata dari filosofi bisnis berkelanjutan yang dianut perusahaan.

“Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, khususnya Bukit Lawang, adalah aset alam luar biasa yang harus dijaga. Pelatihan ini bukan hanya sekadar program TJSL, tetapi investasi jangka panjang pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan pemandu wisata yang profesional dan berwawasan konservasi, kita memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan ekosistem DAS sebagai warisan untuk generasi mendatang,” tegas Teddy.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menambahkan bahwa kegiatan ini memperkuat pilar Environmental dan Social dalam strategi ESG yang diterapkan Holding Perkebunan Nusantara.

“Selain Danau Toba, kawasan Bukit Lawang memiliki potensi wisata besar. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat menjadi bagian aktif dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memajukan potensi wisata. Keterlibatan masyarakat dalam konservasi DAS dan pengelolaan wisata berkelanjutan menjadi kunci keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Tio.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,221 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38

24 Agustus 2026 - 23:47 WITA

Dukung Pendidikan dan Semangat Belajar Anak, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sambut HUT ke-38 di Tiga Sekolah Dasar Negeri Wanakerta

24 Agustus 2026 - 22:48 WITA

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

24 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

24 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

24 Agustus 2026 - 14:13 WITA

OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Trending di Bisnis