Bitung, Sulutnews.com – Pelaksanaan Rapat Pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kota Bitung berlangsung alot.
Pasalnya, terjadi pergeseran perolehan suara pada suara caleg DPR Provinsi dan DPR RI dari Partai Golkar di Dapil Madidir di 108 TPS yang ada.
Pergeseran suara tersebut terjadi pada caleg DPRD Provinsi Partai Golkar Priscilla Cindy Wurangian dan Reynald Tuwaedan. Kemudian calon DPR RI Partai Golkar, Jerry Sambuaga dan CEP.
Komisioner Bawaslu Kota Bitung, Iten Konjongian menyatakan temuan pihaknya kuat dugaan itu terjadi ketika input hasil PPK ke aplikasi SIREKAP.
Untuk itu ia menyarankan demi efiensi waktu, pelaksanaan pleno supaya tetap dilanjutkan namun ditolak Saksi Partai Golkar untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Mengingat menurut saksi Partai Golkar, Tole bahwa Partai Golkar kehilangan hampir dua ribu suara.
Lebih lanjut Tole mengatakan, terkait perubahan perolehan suara yang terjadi pada Partai Golkar, tetapi berdasarkan dengan kejadian yang terjadi pada malam hari ini maka pihaknya tidak lagi bisa percaya pada hasil D1.
” Yang kami minta hasil C1 yang berjalan di tingkat PPK. Kami meminta di 8 kecamatan konversi C1.” Tukas Tole. Jumat(01/03/24)
Atas peristiwa ini, pelaksanaan Pleno terpaksa berjalan sangat lambat di warnai berbagai interupsi hingga dini hari.
Diketahui, pelaksanaan Rapat Pleno ini dijadwalkan pelaksanaannya 1-2 Maret 2024.
Sementara, Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw meminta supaya pihak Saksi Golkar untuk membuat laporan melalui catatan Peristiwa Khusus dan meminta supaya Pleno tetap dilanjutkan.
(Tzr)







