Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 19 Mar 2026 16:16 WITA ·

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Duasudara


Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Duasudara Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Suasana di Kelurahan Duasudara, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung berubah setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan, Selasa (17/03/2026) sore.

Korban diketahui berinisial RK (60), seorang petani yang sehari-hari beraktivitas di kebun tersebut.

Penemuan jenazah bermula saat seorang warga, Narwan Humbogio (55), berupaya mencari korban di gubuk tempat biasa ia beristirahat.

“Saya sempat memanggil korban, tapi tidak ada jawaban. Saat masuk ke dalam gubuk, saya melihat korban sudah tergeletak dan tercium bau menyengat,” ungkap Narwan.

Menyadari kondisi tersebut, Narwan segera meminta bantuan warga lainnya, termasuk pemilik kebun.

Bersama masyarakat sekitar, mereka kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Merespons laporan warga, personel Piket Pamapta Polres Bitung IPDA Julius Rantetasik memimpin piket fungsi bersama anggota Polsek Ranowulu serta Tim Inafis turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Aparat melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan penolakan terhadap proses otopsi.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menyampaikan bahwa respon cepat yang dilakukan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Kami hadir secepat mungkin untuk memastikan penanganan berjalan profesional dan humanis, sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga dan masyarakat.

Kami juga mengimbau agar setiap kejadian serupa segera dilaporkan, sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.

Ia menambahkan bahwa kepedulian masyarakat penting dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah perkebunan atau lokasi yang jauh dari permukiman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya saling memperhatikan dan menjaga komunikasi antarwarga. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

 

Artikel ini telah dibaca 941 kali

Baca Lainnya

Polres Bitung Peringati Hari Juang Polri 2026, Kapolres Bacakan Naskah Proklamasi Polisi

21 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Srikandi Jaga Desa Sulut Gelar Rapat Pleno Program Kerja, Kajati Buka dan Beri Arahan

20 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Investor Asal Makassar Kecewa, Usaha Pemotongan Kapal di Bitung Terkendala Regulasi

20 Agustus 2026 - 01:54 WITA

Bersama Jajaran, Sudarsono Hadiri Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81

19 Agustus 2026 - 22:14 WITA

Ichal Rumochoy Antar SDN 1 Mundung Juara Umum Drum Band, SMPN 3 Tombatu Juara 2

19 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Resiko El Nino, Polsek Lembeh Bangun Kesiapsiagaan Kebakaran Berbasis Kelurahan 

18 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Trending di Bitung