Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Jan 2026 15:31 WITA ·

Perluasan Jaringan Jadi Kunci, KAI Logistik Catat Pertumbuhan Service Point 45% Sepanjang Tahun 2025


Perluasan Jaringan Jadi Kunci, KAI Logistik Catat Pertumbuhan Service Point 45% Sepanjang Tahun 2025 Perbesar

KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan titik jaringan layanan pengiriman barang ritel sepanjang tahun 2025. Melalui strategi perluasan jaringan yang konsisten, jumlah Service Point pada layanan bisnis ritel KAI Logistik meningkat sebesar 45%, dari sebelumnya 196 titik pada tahun 2024 menjadi 284 titik hingga akhir Desember 2025. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan logistik kepada masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi
Deviyanti, menyampaikan bahwa perluasan jaringan menjadi salah satu strategi
utama perusahaan sepanjang 2025. “Perluasan Service Point merupakan
langkah strategis KAI Logistik untuk memperkuat akses layanan pengiriman barang
ritel. Strategi ini kami jalankan seiring dengan meningkatnya kebutuhan
distribusi barang di berbagai daerah,” ujar Aniek.

Ia menambahkan, strategi perluasan jaringan tersebut
juga sejalan dengan kinerja positif layanan ritel KAI Logistik yang menunjukkan
pertumbuhan volume pengiriman sebesar 11% sepanjang tahun 2025, dengan total
barang yang berhasil dikelola mencapai 65,6 ribu ton. “Peningkatan volume ini
mencerminkan kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh terhadap layanan ritel KAI
Logistik,” jelasnya.

Aniek juga menyoroti bahwa capaian tersebut tidak
terlepas dari kondisi ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada
Triwulan III 2025 tumbuh sebesar 5,04 persen secara year-on-year (YoY), yang
turut mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dan distribusi barang secara
nasional.

Dari total 284 Service Point yang beroperasi
hingga akhir 2025, wilayah Jawa Tengah & D.I.Yogyakarta mencatat jumlah
terbanyak dengan porsi sekitar 43% atau sebanyak 122 titik. Selanjutnya,
Wilayah Barat yang meliputi Banten, Jakarta, dan Jawa Barat tercatat sebanyak
81 titik, disusul Wilayah Timur yang mencakup Jawa Timur dan Bali dengan 78
titik, serta wilayah Sumatera sebanyak 3 titik layanan.

Dominasi Jawa Tengah sebagai wilayah dengan jumlah Service
Point
terbanyak sejalan dengan kinerja ekonomi daerah tersebut. BPS
mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah pada Triwulan III 2025
mencapai 5,37 persen YoY, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi
nasional. 

Sebagai anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia
(Persero), KAI Logistik terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan
ekonomi kerakyatan melalui program kemitraan Service Point. Program ini
tidak hanya menjadi bagian dari ekspansi jaringan layanan, tetapi juga
berfungsi sebagai stimulus kewirausahaan di tingkat lokal. “Kami membuka
peluang kemitraan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk tumbuh bersama KAI
Logistik,” kata Aniek.

Lebih lanjut Aniek menjelaskan, layanan pengiriman barang
ritel KAI Logistik didukung berbagai keunggulan, mulai dari jangkauan
pengiriman yang luas, keberagaman jenis kiriman, kecepatan dan keselamatan
pengiriman, kemudahan akses layanan melalui digitalisasi, hingga tarif yang
kompetitif. “Melalui penguatan jaringan Service Point dan pengembangan
layanan pengiriman barang ritel, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan
logistik yang semakin mudah diakses, andal, dan kompetitif. Ke depan, kami akan
terus memperluas jangkauan layanan guna mendukung konektivitas logistik
nasional serta pemerataan akses bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai
daerah,” tutup Aniek

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 944 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ANTERAJA INVESTASI PADA GENERASI AI INDONESIA LEWAT NEXTGEN AI ACADEMY

18 Agustus 2026 - 08:39 WITA

Barantum Hadirkan AI Agent untuk Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja

18 Agustus 2026 - 08:00 WITA

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Trending di Bisnis