Sitaro.sulutnews.com | Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan usia dini dan pendidikan non formal, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi kurikulum bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Heronimus Makainas di auditorium Kantor Bupati pada Selasa, 20/5/2025, serta menghadirkan narasumber dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Manado.
Dalam sambutannya, Wabup Makainas menekankan, kurikulum merupakan pondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Ia menyebut, di dalam kurikulum terkandung arah, nilai, dan tujuan yang ingin dicapai oleh satuan pendidikan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam dan keterampilan dalam mengimplementasikannya sangat penting, terutama di tengah tuntutan pendidikan abad ke-21 yang penuh dinamika.
“PAUD dan PNF memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kepribadian, dan kemampuan dasar anak sejak dini. Pendidikan pada tahap awal ini akan sangat menentukan kualitas generasi penerus bangsa,” ujar Makainas.
Ia juga menekankan pentingnya kompetensi pendidik yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan anak.
Melalui kegiatan ini, Makainas berharap para peserta mampu meningkatkan pemahaman terhadap substansi kurikulum, merancang proses pembelajaran yang efektif, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara tepat.
“Tidak kalah penting adalah membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak, yang mendukung proses tumbuh kembang secara optimal,” tambahnya.
Dinas Pendidikan Sitaro berharap kegiatan ini dapat mendorong komitmen bersama dalam memajukan pendidikan daerah, khususnya di sektor PAUD dan PNF. Menurut Makainas, investasi pada pendidikan usia dini adalah investasi jangka panjang, yang hasilnya akan terlihat dalam bentuk generasi yang unggul, cerdas, dan berkarakter.





