Rote Ndao,Sulutnews.com – Kisah perselingkuhan Santi Nenohais dari Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, mengguncang masyarakat setempat. Perempuan ini secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyesali hubungan gelapnya dengan Efen Ta’ek. Air mata penyesalannya tak mampu menghapus luka mendalam yang telah ditimbulkannya pada suami yang selama ini berjuang keras untuk keluarganya.
Suaminya, seorang pekerja bangunan di desa tetangga, berkorban besar demi mencukupi kebutuhan Santi dan anak-anak mereka. Kesetiaan dan pengorbanan tersebut justru dibalas dengan pengkhianatan. Pada tanggal 8 Juni 2025, Santi mengakui perbuatannya kepada media ini. Saat suaminya berjuang di perantauan, Santi menjalin hubungan terlarang dengan Efen Ta’ek. Ironisnya, perselingkuhan ini terjadi di belakang punggung suami yang begitu menyayangi keluarganya.
“Saya telah menyakiti hati suami saya,” ucap Santi dengan suara bergetar, mengakui kesalahannya. “Dia begitu baik, dan saya telah membalas kebaikannya dengan pengkhianatan.” Pengakuan ini bukan hanya melukai hati suaminya, tetapi juga menyayat hati Tuhan. Perbuatannya menjadi pengingat akan pentingnya kesetiaan dan kejujuran dalam sebuah hubungan. Pengorbanan dan kerja keras suami yang tak ternilai harganya telah diinjak-injak oleh perbuatannya.
Efen Ta’ek, yang membaca berita dan mendatangi media ini pada tanggal 9 Juni 2025, mengakui perselingkuhannya dengan Santi. Ia bahkan mengakui anak perempuan yang dilahirkan Santi adalah anaknya. “Iya, beta akui beta selingkuh dengan Santi Nenohais dan sampai hamil dan melahirkan satu anak perempuan,” akunya dengan nada memohon.
Efen Ta’ek juga mengungkapkan bahwa Santi beberapa kali menghubunginya setelah kejadian tersebut, namun ia memilih untuk mengabaikannya. “Karena Santi Nenohais mengirim pesan melalui WhatsApp kepada dirinya, Santi marah-marah jadi beta biarkan saja nanti sudah aman baru beta hubungi Santi,” jelasnya. Lebih lanjut, Efen Ta’ek mengaku adanya semacam perjanjian rahasia antara dirinya dan Santi untuk merahasiakan perselingkuhan mereka.
Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Rote Ndao, khususnya tentang pentingnya komitmen dan kesetiaan dalam sebuah hubungan rumah tangga. Semoga kisah Santi dan Efen menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghargai dan menjaga hubungan yang telah kita bangun.
Reporter: Dance Henukh






