Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Aceh · 11 Jan 2026 13:37 WITA ·

Penasihat Khusus Presiden ‘Ngopi Kebangsaan’ Bareng Alumni Lemhannas Aceh. Apresiasi Nasionalisme Orang Aceh


Penasihat Khusus Presiden ‘Ngopi Kebangsaan’ Bareng Alumni Lemhannas Aceh. Apresiasi Nasionalisme Orang Aceh Perbesar

Aceh, Sulutnews.com – Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., ‘Ngopi Kebangsaan’ bersama Alumni Lemhannas Aceh, Jumat (pagi), (9/1) di Banda Aceh.

Di depan pengurus IKAL Aceh dan undangan, Jenderal TNI (Purn) Dudung, berbincang panjang lebar soal geopolitik dan pertahanan. Secara khusus, Jenderal Dudung juga memberikan apresiasi kepada IKAL Aceh yang telah menunjukkan kiprah dan kinerjanya, baik dalam bentuk kajian, diskusi publik, penelitian, termasuk kegiatan ngopi kebangsaan, yang telah menjadi ikon DPD IKAL Aceh di tingkat nasional. “Saya mengucapkan terima kasih, rasa hormat dan bangga saya kepada DPD IKAL Aceh, atas kerja, ikhtiar melalui beragam kegiatan, kajian dan tentu saja ngopi kebangsaan ini. Yang telah jadi ikon DPD IKAL Aceh. Semua itu, tentu diperentukkan untuk Indonesia ke depan yang lebih maju, Aceh yang lebih maju, berkeadilan dan makmur sejahtera,” ungkap mantan Kasad ini.

Menurut Dudung, menyikapi kondisi bangsa Indonesia dan percaturan dunia, Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saat ini, dunia terus bergerak mencari format dan bentuknya. Untuk itu, kita sebagai warga bangsa, tidak boleh berdiam diri. Kita mesti terus menjaga keutuhan dan eksistensi sebagai sebuah negara dan bangsa,” ujar Guru Besar Ilmu Manajemen Strategis, Sekolah Tinggi Hukum Militer.

Jenderal Dudung, juga menyoroti kondisi tanah air saat ini, fenomena menghujat, senang menjelek jelekkan pimpinan, menghina pemerintah di ruang publik. Menurutnya, kondisi ini dapat membuat perpecahan antar sesama kita sebagai sebuah bangsa besar.

Oleh karenanya, lanjutnya, diperlukan pemahaman komprehensif tentang sejarah, tujuan dan cita cita luhur bangsa. Sebagai warga negara, Pancasila, wawasan kebangsaan, dan konsensus bangsa, perlu dipegang teguh untuk kita terus melangkah, untuk Indonesia lebih maju dan berkeadilan. “Pengalaman pribadi, saya terus terang, saya apresiasi nasionalisme orang Aceh. Saya sudah lama kenal Mualem. Insyaallah, dibawah kepemimpinan Mualem, Aceh akan lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” ujar Prof Dudung dihadapan peserta ngopi kebangsaan.

Jenderal TNI (Purn) Dudung, hadir ke Aceh bersama rombongan, dalam rangkaian kegiatan sosial, ikut berempati dan bersimpati, dengan bencana hidrometeorologi yang menimpa masyarakat Aceh beberapa waktu lalu. Selain membawa bantuan untuk kebutuhan warga berdampak, Jenderal Dudung, juga menyumbang 100 unit Starling kepada masyarakat Aceh di sejumlah lokasi. Secara simbolis diserahkan di Pidie Jaya dan Langkahan, Aceh Utara, Kamis (8/1).

Jenderal Dudung, berkesempatan shalat dan mengisi ceramah shubuh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/1).

Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, selaku Ketua DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Aceh, mengapresiasi kehadiran Jenderal TNI (Purn) Dudung beserta rombongan di Aceh, dalam rangka membantu masyarakat Aceh yang ditimpa musibah bencana hidrometeorologi, sekaligus bersilaturrahmi dan ngopi kebangsaan bersama jajaran alumni Lemhannas di Aceh. Syahrizal menerangkan, ngopi kebangsaan, telah menjadi agenda rutin. Kegiatan ini, salah satu bentuk kontribusi Alumni Lemhannas menyikapi persoalan dan isu kebangsaan serta kemasyarakatan.

Harapannya, tentu saja dari diskusi dan perbincangan ini, ditemukan pokok pokok pikiran dan solusi, yang dapat digunakan sebagai referensi dan pengambil kebijakan di pusat maupun di daerah.

Hadir dalam kesempatan ngopi kebangsaan kali ini, antara lain Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah, mewakili Forkopimda Aceh, pengurus Ikal Aceh, alumni, dari Instansi pemerintah, tokoh agama dan swasta, LSM, dan unsur media massa.

Reporter : Robby Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 997 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Ringankan Beban Masyarakat Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang

18 Januari 2026 - 15:12 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

Pernyataan Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki Terbukti, Sorotan Publik bagi Dunia Pers

15 Januari 2026 - 11:51 WITA

Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki di Kabupaten Rote Ndao Mencederai Dunia Jurnalistik

15 Januari 2026 - 11:31 WITA

Trending di Aceh