Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Advetorial · 13 Jan 2023 17:43 WITA ·

Pemkot Kotamobagu, Bank SulutGo dan BPKP Perwakilan Sulut Teken MoU


Pemkot Kotamobagu, Bank SulutGo dan BPKP Perwakilan Sulut Teken MoU Perbesar

 SN.COM,KOTAMOBAGU-Kota Kotamobagu bersama Bank Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulut menjalin kerjasama terkait pemanfaatan aplikasi Kas Daerah Online System yang terintegrasi dengan aplikasi Financial Management Information System(FMIS/SIMDA) Next Generation.Jalinan kerjasama tersebut, ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah dan Kepala BPKP Perwakilan Sulut Beligan Sembiring, Jumat (13 /1/ 2023.)

Tatong Bara menuturkan, apresiasi atas sukses dilaksanakannya penandatanganan MoU antara Pemkot Kotamobagu, Bank SulutGo serta BPKP Perwakilan Sulut.Pada kesempatan ini Tatong pun sedikit memberikan testimoni terkait Cash management system yang sekarang sudah secara online di Bank SulutGo  dan FMIS terbarukan dari SIMDA.

Dimana kata Tatong, aplikatif sejak tahun 2021 pembaharuan SIMDA yang dioperasikan tahun 2003 ini,  tentunya harus diikuti oleh pemerintah daerah.

“Bank SulutGo pemegang RKUD pemerintah daerah dan FMIS adalah milik BPKP. Tentunya hal ini sangat membantu pemerintah, mulai dari perencanaan sampai pelaporan secara online dan sudah berbasis Web. Kami pemerintah daerah pertama di Sulut yang menggunakan FMIS dan ini sudah sangat baik,” tutur Tatong.

Sementara itu, Kepala BPKD Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus menyebutkan, bahwa integrasi FMIS dan Kasda Online akan lebih memudahkan dalam pelaksanaan penatausahaan keuangan.

“Dengan system online ini, aparat pengelola keuangan dapat bekerja dimana saja, sehingga yang sangat dibutuhkan adalah integritas dari masing-masing pejabat pengelola keuangan,” terangnya.

Pemkot Kotamobagu lanjut Sugiarto, telah menggunakan aplikasi FMIS untuk proses penatausahaan sejak tahun 2022 dan pada bulan Agustus 2022 mulai diintegrasikan dengan KASDA online sehingga menjadi pemda pertama yang mengintegrasikan aplikasi FMIS dan KASDA online versi 4.“Manfaat dari integrasikan aplikasi FMIS dan KASDA online adalah pencairan SP2D dapat dilakukan tepat waktu, mengurangi resiko kesalahan nama, rekening tujuan atau nomor rekening tujuan. Selain itu pemerintah daerah juga dapat terus memantau kondisi Kas Daerah secara online,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT. Bank SulutGo – Manado tersebut turut dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Utara Depri Pontoh, para pejabat PT. Bank SulutGo serta pejabat di jajaran Pemkot Kotamobagu dan Pemkab Bolmut.

Advertorial

Artikel ini telah dibaca 806 kali

Baca Lainnya

Dubes RI Australia Potensi Garam Rote Ndao Jadi Magnet Investor Asing

27 Juni 2026 - 16:39 WITA

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Serahkan 471 SK PPPK Paruh Waktu

27 Juni 2026 - 16:02 WITA

Manfaat Tabungan Umroh BNI KCP Boroko

24 Juni 2026 - 17:09 WITA

Utamakan Kepentingan Orang Banyak, Luster Simanjuntak “Bongkar” Tenda Hajatan di Kotabangon

23 Juni 2026 - 16:05 WITA

Djrang Resmi Duduki Kursi Kadis Dukcapil Sangihe

15 Juni 2026 - 22:32 WITA

Paripurna DPRD Sulut Terkait LHP BPK RI, Pemprov Sulut Dapat Opini WTP

8 Juni 2026 - 20:07 WITA

Trending di Advetorial