Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Apr 2026 11:33 WITA ·

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Bittime Hadirkan Mining Points 2.0 #DoubleEarnDoublePoints, dengan Prize Pool lebih dari $30,000


Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Bittime Hadirkan Mining Points 2.0 #DoubleEarnDoublePoints, dengan Prize Pool lebih dari $30,000 Perbesar

Jakarta, 14 April 2026 – Bittime, platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) resmi hadirkan Bittime Mining Points 2.0, di tengah nilai tukar Rupiah terus melemah.

Sebelumnya, ketegangan makro ekonomi antara Amerika-Iran berhasil menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga ke level terendah dan menyentuh 17.103 per- 13 April 2026.

Hal ini yang mendorong investor sangat berhati-hati dan mulai mencari alternatif lindung nilai seperti aset-aset diversifikasi seperti aset kripto Tether ($USDT) yang memiliki likuiditas yang cenderung lebih stabil dengan harga 1:1 dengan dolar Amerika Serikat. 

Fenomena ini menunjukkan kecenderungan penyesuaian strategi investasi para investor lokal yang cenderung mengikuti tekanan ekonomi global. Apalagi, $USDT bersifat fraksional, sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah yang terjadi saat ini.

Bertepatan dengan  fenomena ini, Bittime menghadirkan Bittime Mining Points 2.0, program insentif berbasis aktivitas trading dan referral yang dirancang untuk mendorong partisipasi investor dengan total prize pool sejumlah $30.000 yang akan dibagikan dalam bentuk Palapa ($PLPA).

Melalui skema terbaru, pengguna dapat memperoleh 10 poin untuk setiap aktivitas jual-beli dengan volume trading sebesar 1 USDT pada seluruh pasangan aset kripto yang tersedia (IDR/USDT), dan 1.000 poin bagi pengguna yang berhasil mengundang teman dengan minimal transaksi lebih dari $100 USD.

Setiap aktivitas platform menjadi kesempatan untuk meningkatkan nilai aset dengan insentif yang akan diterima, dan meningkatkan poin melalui trading pada aset-aset berbasis stablecoin $USDT dan Traditional Asset (TradFi) seperti $XAUT, $SLVON. Hal ini bertujuan memberikan nilai tambah pada setiap aktivitas dengan mengusung #TradeToEarn. 

Dalam mekanisme kali ini, transparansi dan kemudahan akses menjadi prioritas utama dengan kehadiran fitur Campaign Leaderboard yang nantinya dapat dipantau langsung melalui halaman program Bittime Mining Points pada Website resmi Bittime.

Di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif, aktivitas trading kini tidak hanya tentang menangkap momentum harga, tetapi juga membangun diversifikasi portofolio dan aset investasi secara berkelanjutan. 

Bittime Mining Points 2.0 hadirkan peluang #DoubleEarnDoublePoints, sekaligus sebagai wadah bagi investor yang ingin melindungi portofolio di tengah volatilitas pasar, sebab setiap transaksi dan referral kini dapat dikonversi menjadi poin yang bernilai.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto Indonesia.

Namun, perlu dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 941 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Libur Panjang Waisak dan Idul Adha 2026, KAI Bandara Layani Lebih dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara

30 Juni 2026 - 23:12 WITA

KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

30 Juni 2026 - 23:08 WITA

KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

30 Juni 2026 - 23:05 WITA

KAI Daop 2 Bandung Adakan Pengobatan Gratis Dengan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya

30 Juni 2026 - 22:30 WITA

Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

30 Juni 2026 - 17:57 WITA

Metland Blanjaproperti 2026 Hadirkan Solusi Rumah Siap Huni

30 Juni 2026 - 17:35 WITA

Trending di Bisnis