Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Mar 2026 12:23 WITA ·

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID


Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID Perbesar

JAKARTA — Bagi sebagian besar orang Indonesia, mudik bukan sekadar berpindah dari kota tempat mencari rezeki ke kota tempat dibesarkan. Ia adalah perjalanan pulang yang sakral untuk menyambung silaturahmi dan menautkan kembali kenangan masa lalu. Rindu yang lama terpendam akhirnya bisa dilepaskan; kenangan yang lama tersimpan bisa diputar kembali sepanjang jalan pulang.

Di ruas jalan darat yang padat, stasiun yang riuh, dan terminal yang sarat koper, jutaan langkah didorong oleh hal yang sama: rindu dan kenangan. Namun sakralnya mudik kerap bersisian dengan realitas yang tak ringan—kepadatan arus, perjalanan panjang, dan ongkos transportasi yang membengkak, membuat sebagian keluarga perlu menghitung ulang rencana pulang.

Di sinilah moda transportasi yang aman, nyaman, sekaligus ramah di kantong menjadi penting. Ongkos yang lebih ringan memberi napas pada anggaran keluarga untuk berbagi rezeki kepada orang tua, sanak, dan tetangga di kampung.

Program mudik bareng gratis yang didukung Grup MIND ID hadir sebagai solusi. Inisiatif ini merupakan wujud kehadiran perusahaan untuk menghantarkan rindu para perantau kembali ke kampung halaman—lebih tenang, lebih aman, dan tanpa menambah beban biaya.

Pada Selasa (17/3/2026) di Gelora Bung Karno, canda tawa anak-anak bercampur dengan riuhnya aba-aba panitia dan alunan musik dari panggung pelepasan pemudik. Di antara barisan bus yang siap berangkat, Sri Yuniarti mengeratkan genggaman pada tangan putrinya yang hampir lulus sekolah dasar, sambil merapikan barang bawaan dan memasukkannya ke dalam bagasi.

Tak hanya pakaian, ia juga membawa penganan ringan sebagai buah tangan untuk orang tua dan saudara di Klaten.

Bagi Sri, pagi itu penuh suka cita. Matanya tak lagi terpaut pada gedung-gedung pencakar langit Jakarta; pikirannya sudah melesat pada rumah sederhana dan keluarga yang siap menyambut. Ia mengapresiasi konsistensi Grup MIND ID memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan agar dapat mudik secara gratis.

Menurutnya, penyelenggaraan yang rapi dan nyaman membuat perjalanan terasa lebih tenang. Sri dan keluarganya dibekali perlengkapan perjalanan seperti kaos, topi, bantal leher, goodie bag, obat-obatan, serta konsumsi selama di perjalanan.

“Saya sudah tiga tahun ikut dan saya senang sekali. Pelayanannya bagus, semuanya bagus pokoknya. Kami juga merasa ringan, merasa senang bareng MIND ID,” kata Sri.

Di kesempatan lain, Fikro yang berprofesi sebagai pekerja housekeeping di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM tampak tergesa-gesa mengejar bus yang ditumpanginya.

Rindu bertemu keluarga terlihat jelas saat ia dan rekan-rekannya merapikan barang untuk segera naik. Fikro menyampaikan apresiasi kepada MIND ID yang terus konsisten mendukung program mudik bareng. Bukan hanya menyediakan transportasi, fasilitasnya lengkap dan terasa manfaatnya.

“Saya harap MIND ID terus maju, sehingga program seperti ini terus diselenggarakan dan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat mudik bareng,” pungkasnya.

Adapun Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) bersama Anggota Grup—ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia—mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama 2026. Secara total, Grup MIND ID memberangkatkan 1.700 pemudik menggunakan 28 bus dan 4 kapal sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan hemat bagi masyarakat.

Di tengah hiruk-pikuk arus mudik, pengalaman seperti milik Sri dan Fikro mengingatkan bahwa pulang tidak harus terasa berat. Dengan dukungan yang tepat, mudik bisa menjadi lebih ringan—dan rindu pun sampai ke tujuan dengan lebih tenang.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 942 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk

12 Agustus 2026 - 11:30 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Saatnya Mengubah Komitmen Menjadi Hasil Nyata

12 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Bandhan Melampaui Batas: Apa yang Harus Indonesia dan India Bangun Bersama Selanjutnya?

12 Agustus 2026 - 11:18 WITA

ERP Odoo Membantu Distributor Mengelola Multi Gudang Secara Terpusat

12 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

12 Agustus 2026 - 11:15 WITA

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

12 Agustus 2026 - 11:12 WITA

Trending di Bisnis