Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Jun 2026 13:17 WITA ·

Mimin Gandeng Alcatel-Lucent Enterprise, Hadirkan Komunikasi Tamu Berbasis AI di Industri Perhotelan APAC


Mimin Gandeng Alcatel-Lucent Enterprise, Hadirkan Komunikasi Tamu Berbasis AI di Industri Perhotelan APAC Perbesar

Mimin, platform AI percakapan asal Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) untuk menghadirkan otomatisasi komunikasi tamu berbasis AI di sektor perhotelan Asia-Pasifik. Integrasi dengan ekosistem Rainbow Hospitality milik ALE memungkinkan hotel merespons pertanyaan tamu 24/7 dalam 20+ bahasa, mengurangi volume panggilan tak terjawab, dan memastikan setiap interaksi tamu tercatat dan terhubung di semua saluran, tanpa menambah jumlah staf.

Mimin, platform percakapan AI yang membantu bisnis menciptakan customer journey yang mulus, hari ini mengumumkan kemitraan strategis dengan Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) untuk mengintegrasikan AI percakapan multibahasa dan otomatisasi suara ke sektor perhotelan di seluruh Asia-Pasifik.

Melalui integrasi dengan ekosistem Rainbow Hospitality milik ALE, kolaborasi ini memungkinkan hotel beralih dari komunikasi yang terfragmentasi dan reaktif menuju pengalaman tamu yang terorchestrasi — di mana setiap interaksi terasa terhubung, konsisten, dan diingat.

Menjawab Kesenjangan Operasional Nyata

Hotel-hotel di APAC menghadapi dua tantangan yang terus berulang. Pertama, volume — 10 hingga 30% panggilan masuk tidak terjawab di jam sibuk, bukan karena kurang perhatian, melainkan karena sistem yang belum dirancang untuk ekspektasi tamu masa kini. Kedua, konteks — tamu yang memesan lewat Instagram DM lalu harus menjawab pertanyaan yang sama saat check-in merasakan sesuatu yang kecil namun berdampak besar: perasaan tidak dikenali.

Solusi yang Ditawarkan

Melalui Rainbow Hospitality, hotel kini dapat menawarkan:

Dukungan Suara Multibahasa 24/7 — Agen suara AI menangani pertanyaan tamu dalam 20+ bahasa dan dialek, krusial untuk hub pariwisata internasional di Singapura, Thailand, dan Australia.Otomatisasi Chatbot Percakapan — Alur kerja AI menangani permintaan rutin seperti jam sarapan, lokasi fasilitas, dan layanan kamar.Konteks Tamu yang Terhubung — Setiap interaksi tamu di berbagai saluran (suara, chat, pesan) terorchestrasi melalui Rainbow Hospitality, dengan konteks penuh tersedia bagi staf sebelum merespons.Efisiensi Operasional — Implementasi awal mencatat pengurangan hingga 75% volume panggilan langsung, meningkatkan produktivitas staf secara signifikan.Kedaulatan Data — Rainbow Hospitality beroperasi di arsitektur cloud berdaulat ALE dengan residensi data di Singapura dan Australia, memastikan kepatuhan regulasi lokal.

Kemitraan ini akan memperluas kapabilitas AI ke pasar global tambahan sepanjang 2026.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

4 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

4 Agustus 2026 - 13:35 WITA

Sederet Penghargaan BRI Life Selama Q3 Tahun 2026, Tegaskan Kepemimpinan dalam Inovasi Digital, serta GCG di Industri Asuransi Jiwa

4 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Operasional Minimarket Semakin Kompleks, Sistem POS Jadi Andalan Kelola Transaksi dan Stok

4 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Transaksi Kripto di Indonesia Selalu Tembus Rp45 Triliun pada Agustus, Apa Penyebabnya?

4 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

4 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Trending di Bisnis