Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 22 Nov 2025 16:46 WITA ·

Menyiapkan Biaya Hidup yang Tak Terduga di Kota Besar Bagi Perantau


Menyiapkan Biaya Hidup yang Tak Terduga di Kota Besar Bagi Perantau Perbesar

Banyak orang datang ke kota besar dengan semangat dan harapan tinggi. Kamu membawa rencana anggaran, menghitung biaya kos, transportasi, dan makan harian dengan sangat rapi. Namun kota besar punya ritmenya sendiri. 

Di minggu pertama semua terasa normal. Lalu, perlahan muncul pola baru yang tidak kamu duga. Harga makanan berbeda dari yang kamu perkirakan. Biaya transportasi berubah mengikuti jam sibuk. Pengeluaran kecil muncul dari arah yang tidak kamu pikirkan sebelumnya.

Ketika kamu baru merantau, perbedaan kecil seperti ini terasa sepele. Namun setelah dua atau tiga minggu, barulah kamu sadar anggaran awal kamu mulai goyah. Kehidupan di kota yang serba cepat membuat kamu mengeluarkan uang tanpa sadar. Khususnya untuk kebutuhan harian yang sifatnya fleksibel tetapi repetitif.

Biaya Makan yang Lebih Tinggi dari Gambaran Awal

Kamu mungkin punya bayangan bahwa makan di kota besar harganya hanya sedikit lebih mahal dibandingkan kampung halaman. Tetapi realitanya cukup mengejutkan. Harga nasi campur di satu titik bisa berbeda jauh dari titik lain. 

Minuman sederhana bisa jadi dua kali lipat lebih mahal. Banyak perantau merasakan efek ini di bulan pertama. Mereka baru sadar pola makan cepat saji memperbesar pengeluaran mereka tanpa mereka rencanakan.

Misalnya, ada karyawan baru berusia 22 tahun. Ia mengira cukup mengalokasikan dana makan harian dengan angka yang sangat konservatif. Namun begitu masuk ke jadwal kerja yang padat, ia lebih sering beli makanan di sekitar kantor karena praktis. 

Dalam sebulan, ia mengalami lonjakan biaya makan sejumlah 30 persen dari rencana awalnya. Situasi ini membuatnya mulai menghemat pada hal lain yang akhirnya mengganggu kenyamanan hariannya.

Transportasi yang Berubah Ubah Mengikuti Waktu dan Cuaca

Jika kamu tinggal di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, biaya transportasi sangat dipengaruhi faktor jam, kondisi jalan, dan cuaca. Di pagi hari kamu mungkin hanya membayar sedikit. Pada malam hari biaya itu naik signifikan. Belum lagi ketika hujan turun dan tarif kendaraan online melonjak.

Banyak perantau memulai perjalanan dengan asumsi bahwa biaya transportasi akan stabil. Namun setelah bekerja selama beberapa minggu, mereka baru menyadari kenaikan kecil yang terus menerus membentuk total pengeluaran yang besar.

Pengeluaran Tak Terduga dari Hal Hal Kecil yang Kamu Anggap Sepele

Ada biaya yang tidak pernah kamu masukkan ke dalam rencana anggaran awal tetapi justru muncul hampir setiap hari. Contohnya beli air minum, biaya laundry, cemilan sore, atau kebutuhan darurat seperti pulsa internet tambahan. Semua ini terjadi spontan karena aktivitas di kota besar membuat kamu sering keluar rumah.

Selain itu, begitu kamu tinggal di kota besar, agenda sosial mulai bertambah. Teman mengajak nongkrong. Rekan kerja mengajak makan siang. Ada ajakan mendadak untuk menghadiri acara atau sekadar minum kopi sepulang kerja. Kamu mungkin mencoba menolak tetapi tidak mudah menahan diri karena kamu ingin membangun koneksi.

Tanpa kamu sadari, pengeluaran sosial ini menjadi elemen yang sangat signifikan. Kamu merasa ingin mengikuti ritme yang sama. Di sinilah anggaran mulai benar benar berantakan jika kamu tidak punya batas.

Ketika Keadaan Mendesak, Kamu Membutuhkan Bantuan Jangka Pendek

Tidak semua perantau punya dana darurat yang besar. Di bulan pertama atau kedua, kondisi sering tidak ideal. Ada yang baru pindah, baru bekerja, atau baru adaptasi. Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan mendadak bisa sangat mengganggu kenyamanan hidup kamu. 

Pilihan untuk mengandalkan keluarga mungkin tidak selalu tersedia. Kamu membutuhkan solusi cepat yang tidak membuat kamu kewalahan.

Di situasi mendesak seperti kebutuhan pindah kos, perbaikan barang penting, atau biaya transportasi tambahan karena lembur, sebagian orang memilih memanfaatkan opsi pinjaman jangka pendek yang terukur. 

Salah satu layanan yang banyak dipakai anak muda adalah fitur pembiayaan seperti Neo Pinjam. Banyak platform finansial yang menawarkan pinjaman perjalanan dengan bunga kompetitif dan proses mudah, sehingga kamu bisa punya dana tambahan tanpa menunggu terlalu lama. 

Kamu bisa coba ajukan Neo Pinjam untuk kebutuhan untuk persiapan dana cadangan untuk liburan di neobank dari Bank Neo Commerce. 

Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu: 

– Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

– Pinjaman online dengan pilihan tenor fleksibel minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

– Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

– Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

Ditambah, pinjaman aman ini juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 954 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

25 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

25 Agustus 2026 - 20:10 WITA

Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

25 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38

25 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Angkat Budaya Betawi, BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

25 Agustus 2026 - 19:45 WITA

BRI BO Jatinegara Raih Juara 2 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

25 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Trending di Bisnis