Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Feb 2026 00:03 WITA ·

Menteri PU Tinjau Progres KPP Papua Selatan, Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Berkelanjutan


Menteri PU Tinjau Progres KPP Papua Selatan, Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Berkelanjutan Perbesar

MERAUKE, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau progres pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Provinsi Papua Selatan yang berlokasi di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Kabupaten Merauke, pada Minggu (8/2/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan infrastruktur di Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan.

Dalam tinjauannya, Menteri Dody memberikan
perhatian khusus terhadap sistem drainase kawasan. Ia menekankan bahwa kesiapan
drainase merupakan faktor krusial untuk mengantisipasi potensi genangan dan
banjir, terutama mengingat dinamika perubahan pola cuaca yang terjadi saat ini.

“Saya titip kepada jajaran Cipta Karya, Sumber
Daya Air, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, drainasenya harus benar-benar
dijaga. Jangan sampai ketika hujan turun justru menimbulkan genangan. Walaupun
daerah ini dikenal relatif kering, kita tetap harus antisipasi karena pola
cuaca sekarang berubah-ubah,” tegas Menteri Dody di lokasi pembangunan.

Menteri Dody menambahkan, pengawasan dan
pemeliharaan sistem drainase harus menjadi bagian integral dari pembangunan
kawasan. Hal ini dinilai vital agar pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan
dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang tanpa gangguan persoalan banjir.

Pembangunan KPP Provinsi Papua Selatan terdiri
dari sejumlah infrastruktur utama, antara lain Kantor Gubernur, Gedung DPRD,
Gedung Majelis Rakyat Papua (MRP), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan
jaringan perpipaan, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), serta Instalasi
Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Lingkup pekerjaan juga meliputi land development seperti penyiapan lahan, aksesibilitas
kawasan, utilitas dasar, dan penataan lingkungan.

Menteri Dody mengapresiasi capaian pembangunan
yang telah berjalan sejak tahun 2024 tersebut. Menurutnya, perkembangan fisik
di lapangan menunjukkan hasil yang signifikan.

“Tadi saya mendarat masih sore, saya langsung
menyempatkan diri melihat ke lokasi. Saya tidak kaget, progresnya sudah bagus,”
ujar Menteri Dody.

Selain fokus pada kawasan inti pemerintahan,
Kementerian PU juga berkomitmen menuntaskan infrastruktur konektivitas
pendukung. Menteri Dody memastikan bahwa sejumlah ruas jalan akses menuju KPP
Provinsi Papua Selatan yang belum tertangani akan diselesaikan secara bertahap
pada Tahun Anggaran 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di
Merauke, Menteri Dody juga meninjau progres pengembangan Kawasan Swasembada
Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Wanam. Dalam agenda tersebut,
Kementerian PU berdialog langsung dengan para petani setempat untuk menyerap
aspirasi guna memastikan dukungan infrastruktur pertanian dapat diberikan
secara tepat sasaran sesuai kewenangan kementerian.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

 

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 945 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Melalui Futures Trading

16 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor

15 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Trending di Bisnis