Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Feb 2026 09:53 WITA ·

Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo dalam Menghubungkan Shipper dan Transporter


Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo dalam Menghubungkan Shipper dan Transporter Perbesar

Artikel ini menyoroti peran Karlo dalam memperkuat kolaborasi antara shipper dan transporter melalui solusi digital yang efisien. Dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebiasaan operasional pengguna, Karlo membantu menyederhanakan proses pengiriman dari first mile tanpa mengganti sistem yang sudah berjalan di lapangan.

Jakarta, 2026 — Dalam dunia logistik yang kian dinamis, kolaborasi antara pemilik barang dan transporter ataupun penyedia jasa angkutan menjadi kunci utama efisiensi operasional. Di balik layar proses distribusi yang tampak sederhana, ada tantangan besar dalam koordinasi, kejelasan data, dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Di tengah kompleksitas ini, solusi digital seperti yang ditawarkan oleh Karlo mulai menjadi jembatan yang mempermudah dua pihak tersebut untuk saling terhubung secara lebih transparan dan terstruktur.

Seorang pelaku bisnis baja asal Banten, Lutfi, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia harus mengandalkan banyak komunikasi manual hanya untuk mengatur satu pengiriman besar. “Sebelum masuk ke ekosistem Karlo, proses operasional saya sangat bercabang dan terpisah. Kita bisa habiskan satu hari penuh hanya untuk sinkronisasi dokumen pengiriman dan konfirmasi dari transporter,” ujarnya.

Namun sejak menggunakan platform logistik digital yang mengintegrasikan shipper dan transporter, proses tersebut berubah signifikan. Pengguna kini bisa melihat order, kendaraan, dan status pengiriman dalam satu tampilan. “Sekarang saya bisa tracking progress pengiriman langsung dari pelabuhan ke gudang saya tanpa harus terus-menerus menelepon sopir atau pihak logistik. Efisiensinya kerasa banget,” lanjut Lutfi. 

Menurut perwakilan dari tim operasional Karlo,Reynaldi yang biasa disapa Rey mengungkapkan tantangan utama memang bukan sekadar menyediakan teknologi, tetapi memastikan semua pelaku logistik bisa nyaman menggunakannya. “Fokus kami adalah membuat solusi yang praktis dan familiar di lapangan. Baik shipper maupun transporter dan driver butuh sistem yang responsif, bukan ribet,” jelasnya.

Rey juga menambahkan bahwa pendekatan yang mereka lakukan bukan hanya dari sisi software, tapi juga edukasi dan integrasi dengan kebiasaan operasional pengguna. “Kita melihat banyak shipper di Indonesia yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Tantangan kami justru di situ, menyederhanakan, bukan mengganti kebiasaan yang sebelumnya terbentuk di internal perusahaan,” ungkapnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mitra10 Resmikan Gerai Ke-61 di Bandung, Perluas Akses Solusi Home Improvement

13 Agustus 2026 - 22:25 WITA

Banyak Orang Salah Fokus Saat Memilih Motor, Padahal Fitur Ini yang Dipakai Hampir Setiap Hari

13 Agustus 2026 - 21:51 WITA

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

13 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

13 Agustus 2026 - 18:38 WITA

VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

13 Agustus 2026 - 17:28 WITA

VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026

13 Agustus 2026 - 17:25 WITA

Trending di Bisnis