Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 26 Jul 2026 21:54 WITA ·

Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar


Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar Perbesar

Sebagian besar pengguna LRT Jabodebek hanya melihat kereta datang dan berangkat tepat waktu. Namun di balik kelancaran perjalanan tersebut terdapat sistem pengendalian, pemeliharaan, dan prosedur keselamatan yang bekerja selama 24 jam. Untuk memperkenalkan proses tersebut kepada masyarakat, LRT Jabodebek menggelar program edukasi operasional bagi 50 anggota komunitas pecinta kereta api dari Sadulur Sepoor serta Edan Sepur Wilayah Jabodetabek dan Banten di Kantor Divisi LRT Jabodebek, Minggu (26/7).

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai transportasi perkeretaapian modern. Peserta tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai sistem operasional LRT Jabodebek, tetapi juga diajak melihat langsung bagaimana keselamatan perjalanan dijaga melalui proses perawatan sarana serta pengendalian perjalanan kereta secara real time.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pemahaman masyarakat terhadap proses operasional perkeretaapian menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan transportasi publik.

“Transportasi publik tidak hanya tentang perjalanan dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Di balik setiap perjalanan terdapat rangkaian proses yang memastikan layanan tetap aman, andal, dan tepat waktu. Melalui kegiatan ini kami ingin membuka wawasan masyarakat mengenai bagaimana sistem tersebut bekerja,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengunjungi Depo Light Maintenance untuk melihat proses pemeriksaan dan perawatan ringan rangkaian kereta yang dilakukan secara berkala guna menjaga keandalan sarana sebelum beroperasi melayani masyarakat.

Peserta juga diberi pemahaman mengenai operasional dari LRT Jabodebek yang keseluruhannya dikendalikan melalui Operation Control Center (OCC), pusat kendali yang memantau seluruh perjalanan LRT Jabodebek secara real time. Dari OCC ini, petugas memonitor pergerakan kereta, kondisi operasional, hingga melakukan koordinasi apabila terjadi gangguan agar pelayanan kepada pengguna tetap berjalan optimal.

Melalui kegiatan ini, LRT Jabodebek berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan dan keandalan layanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada disiplin operasional, pemeliharaan yang konsisten, serta sumber daya manusia yang kompeten. Peningkatan literasi transportasi diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya menggunakan transportasi publik secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

26 Juli 2026 - 21:00 WITA

Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

26 Juli 2026 - 19:18 WITA

Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

26 Juli 2026 - 13:07 WITA

Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha

26 Juli 2026 - 12:35 WITA

Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

26 Juli 2026 - 10:49 WITA

Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

26 Juli 2026 - 10:30 WITA

Trending di Bisnis