Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 26 Jan 2026 18:54 WITA ·

Lebih dari 5.900 Pengguna LRT Jabodebek telah Memanfaatkan Pos Kesehatan di Stasiun


Lebih dari 5.900 Pengguna LRT Jabodebek telah Memanfaatkan Pos Kesehatan di Stasiun Perbesar

Pemanfaatan pos kesehatan oleh ribuan pengguna menegaskan komitmen KAI menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Sebanyak 5.920 pengguna LRT Jabodebek tercatat memanfaatkan layanan pos kesehatan di seluruh stasiun sejak awal operasional pada 28 Agustus 2023 hingga 22 Januari 2026. Data tersebut menunjukkan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dari layanan transportasi publik perkotaan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa layanan pos kesehatan LRT Jabodebek tersedia di seluruh stasiun dan didukung oleh 29 paramedis dengan kompetensi pertolongan pertama. Fasilitas ini disiapkan untuk menangani berbagai keluhan kesehatan ringan yang dialami pengguna selama berada di area stasiun maupun dalam perjalanan, seperti pusing, kelelahan, mual, dan kondisi sejenis.

“Sejak awal operasional, tercatat 5.920 pengguna telah mendapatkan layanan kesehatan di pos kesehatan di stasiun LRT Jabodebek. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran layanan Pos Kesehatan merupakan bagian dari pengalaman perjalanan yang tidak terpisahkan ” ujarnya.

Setiap pos kesehatan dilengkapi dengan obat-obatan dasar, alat pemeriksaan kesehatan seperti pengukur tekanan darah, serta peralatan pendukung berupa tandu dan kursi roda. Petugas kesehatan disiagakan selama jam operasional untuk memastikan penanganan cepat dan sesuai prosedur.

Apabila pengguna mengalami gangguan kesehatan saat berada di dalam kereta, mereka dapat melapor kepada Train Attendant dan/atau petugas yang berdinas. Selanjutnya, pengguna akan diarahkan ke pos kesehatan di stasiun terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.

“Transportasi publik tidak hanya berfungsi mengantarkan pengguna ke tujuan, tetapi juga harus mampu memberikan rasa aman selama perjalanan, termasuk dari sisi kesehatan,” tambahnya.

Melalui penyediaan dan pemanfaatan pos kesehatan ini, KAI menegaskan komitmennya menghadirkan LRT Jabodebek sebagai transportasi publik perkotaan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kebutuhan riil pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 974 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

17 Agustus 2026 - 17:14 WITA

Pempengaruh Malaysia Meneroka Produk Eropah Premium

17 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Trending di Bisnis