Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 2 Jan 2026 22:09 WITA ·

Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri


Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri Perbesar

Jakarta , 2 Januari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) menyambut pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengenai pentingnya keberanian Indonesia melindungi industri dalam negeri sebagai sinyal kebijakan yang konstruktif dan strategis. Pernyataan tersebut diungkapkan saat membuka Business Matching Produk Dalam Negeri di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/12).

Di tengah dinamika
perdagangan global yang semakin kompleks dan tidak sepenuhnya simetris, sikap
tersebut mencerminkan kesadaran negara dalam menjaga keberlanjutan industri
nasional yang bersifat fundamental, termasuk industri baja. Sebagai industri
hulu yang menopang berbagai sektor strategis, baja memiliki peran sentral dalam
pembangunan nasional.

Proteksi Baja Sebagai Arus Utama Global 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menegaskan bahwa
perlindungan industri baja bukanlah praktik eksklusif atau menyimpang,
melainkan bagian dari arus utama kebijakan perdagangan internasional.

“Pengalaman
Korea Selatan menunjukkan bahwa bahkan kampiun baja dunia sekalipun tetap
membutuhkan instrumen perlindungan perdagangan. Proteksi baja bukan tanda
kelemahan industri, tetapi bagian dari tata kelola untuk menjaga keberlanjutan
di tengah distorsi pasar global,” ujar Widodo.

Ia
menjelaskan bahwa Korea Selatan secara konsisten menggunakan instrumen trade
remedies
, termasuk bea anti dumping, untuk menjaga pasar domestik
dari tekanan impor yang merugikan produsen nasional. Pendekatan serupa juga
dilakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, hingga negara-negara ASEAN seperti
Thailand dan Malaysia.

Mewujudkan Persaingan yang Adil

Bagi
Krakatau Steel Group, sinyal kebijakan tersebut memiliki arti penting dalam
menciptakan level playing field yang adil bagi industri baja nasional. Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan bahwa industri
baja nasional membutuhkan proteksi dalam negeri agar transformasi yang tengah
dilakukan dapat berjalan optimal.

“Industri
baja adalah fondasi industrialisasi. Tanpa kebijakan yang adil dan berimbang,
industri strategis nasional akan terus tertekan oleh praktik perdagangan global
yang tidak simetris,” jelas
Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel
Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Ia
menambahkan bahwa Krakatau Steel terus melakukan pembenahan internal melalui
peningkatan efisiensi, kualitas produk, serta penguatan struktur bisnis, namun
upaya tersebut perlu ditopang oleh kebijakan industri yang berpihak pada
kepentingan nasional.

“Proteksi
yang terukur memastikan industri baja nasional tumbuh sehat, berkelanjutan, dan
mampu menopang pembangunan jangka panjang,” tambahnya. 

Seperti diketahui, industri baja merupakan tulang
punggung pembangunan infrastruktur, energi, transportasi, manufaktur, hingga
pertahanan. Dengan demikian, menjaga keberlanjutan industri baja nasional
berarti memastikan Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk mewujudkan kedaulatan
ekonomi dan ketahanan nasional dalam jangka panjang. Dalam hal ini Danantara
menjadi faktor yang kuat mendukung Krakatau Steel Group. Dan program ini
menjadi bagian penting bagi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran
bangsa.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 956 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

Trending di Bisnis