Bitung, Sulutnews.com – Kesiapan infrastruktur dan operasional di kawasan Pelabuhan Samudera Bitung terus diperkuat menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Hal ini dilakukan melalui koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan yang beraktivitas di pelabuhan.
Kepala Cabang PT PELNI Bitung, Juni Samsudin menyampaikan bahwa pihaknya bersama sejumlah stakeholder melakukan koordinasi guna memastikan pelayanan transportasi laut dapat berjalan optimal.
Hal tersebut disampaikan Juni Samsudin usai mengikuti pertemuan bersama Anggota DPD RI asal Sulawesi Utara, Stefanus B. A. N. Liow, yang melakukan penyerapan aspirasi sektor pelayaran di Kota Bitung.
Pertemuan tersebut digelar di Kedai Bose, Kecamatan Maesa dan dihadiri oleh GM Pelindo, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Kepala Navigasi Bitung, serta insan pers, Sabtu(07/03/26)
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja sebelumnya, sekaligus menjadi forum dialog untuk memonitor kesiapan operasional transportasi laut menjelang momentum hari raya keagamaan Nyepi dan Idul Fitri.
Kepala Cabang PT PELNI Bitung, Juni Samsudin kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan bersama seluruh stakeholder pelabuhan menjadi langkah penting dalam memastikan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menyamakan persepsi antar seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, PT PELNI Bitung terus melakukan monitoring kesiapan operasional, baik dari sisi pelayanan penumpang, kesiapan armada kapal hingga koordinasi dengan otoritas pelabuhan.
“Kami di PELNI Bitung secara intens melakukan pemantauan kesiapan pelayanan, mulai dari fasilitas penumpang, sistem tiket, hingga koordinasi dengan Pelindo, Navigasi dan TKBM agar operasional kapal berjalan aman, lancar dan tepat waktu,” kata Juni.
Lebih lanjut, Juni mengungkapkan, kunjungan dan dialog yang dilakukan Senator Stefanus Liow juga menjadi ruang penting bagi para operator pelayaran untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait peningkatan layanan transportasi laut di Bitung.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan pengawasan dari DPD RI. Aspirasi yang disampaikan stakeholder pelayaran tentu menjadi masukan penting untuk memperkuat dukungan terhadap operasional dan pelayanan transportasi laut di Pelabuhan Samudera Bitung,” jelas Juni.
Juni juga menambahkan saat ini, kesiapan angkutan laut menjelang Lebaran tidak hanya menyangkut operasional kapal, tetapi juga menyangkut sinergi antarinstansi yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi yang kuat. Untuk itu koordinasi dengan seluruh pihak di pelabuhan sangat penting agar arus penumpang dan logistik tetap terkendali selama masa angkutan Lebaran,” tambahnya.
Usai dialog, rombongan juga melakukan monitoring langsung di dermaga Pelabuhan Samudera Bitung guna melihat kondisi operasional pelabuhan serta aktivitas pelayanan penumpang.
(Tzr)





