Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 19 Mar 2024 13:28 WITA ·

KJRI Jalin Hubungan Baik Dengan Otoritas Sarangani


KJRI Jalin Hubungan Baik Dengan Otoritas Sarangani Perbesar

Davao City. Sulutnews.com – Konsulat Jendera Republik Indonesia (KJRI) di Davao City Filipina, melaksanakan kunjungan kehormatan ke Walikota Sarangani, Provinsi Davao Occidental, (15/03/2024) di kantor KJRI.

Kunjungan tersebut di pimpin langsung di oleh Harya K. Sidharta, KUAI didampingi jajarannya dan di sambut oleh Hon. Adelan de Arce, selaku Walikota Kotamadya Sarangani.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas upaya meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Kotamadya Sarangani, Davao Occidental, perlindungan dan pembinaan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Pulau Balut dan Pulau Sarangani, serta menjaga tradisi adat Sangihe yaitu perayaan Tulude.

Acara Tulude yang dituanrumahi oleh Walikota Sarangani dihadiri oleh sekitar 500 warga negara Indonesia menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap upaya-pelestarian kebudayaan Indonesia di Filipina.

Para hadirin menyambut dengan penuh semangat acara tersebut sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan antara masyarakat di kedua negara.

Selain itu, tim KJRI Davao juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Border Crossing Station (BCS) di Batuganding. Dalam pertemuan dengan Kapten Valens Saneba, Pa ILO Batuganding, dibahas berbagai kegiatan yang dilakukan di BCS serta upaya-upaya untuk meningkatkan keamanan di daerah perbatasan.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Kotamadya Sarangani, Davao Occidental, serta melindungi dan membina masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah tersebut. Kami juga berharap dapat bersama-sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat lokal untuk melestarikan kekayaan budaya suku Sangihe, termasuk tradisi Tulude.” Jelas Harya K. Sidharta.

Terungkap juga bahwa beberapa warga setempat mengekspresikan minat dan antusiasme untuk mengikuti program Bahasa Indonesia sebagai Penutur Asing (BIPA). Minat ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya memperluas cakupan bahasa sebagai sarana untuk memperdalam hubungan antara masyarakat lokal dengan Indonesia.

KJRI Davao City berterima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dan berharap dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan dan hubungan yang erat antara Indonesia dan Kotamadya Sarangani, Davao Occidental. “Kami berharap kunjungan ini makin mempererat hubungan Indonesia-Filipina, tentunya kami juga berterima kasih kepada Walikota Sarangani atas pelayanan dan kerjasama yang baik selama kunjungan kami di Sarangani” kunci Harya K. Sidharta. Humas KJRI/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,067 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sangihe Raih Tiga Penghargaan

15 April 2026 - 16:23 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Kunjungi Sangihe Perkuat Sinergi Wilayah Perbatasan

14 April 2026 - 23:51 WITA

337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026

13 April 2026 - 23:48 WITA

Kejari Sangihe Geledah Kantor Dinas PMD, Usut Dugaan Korupsi Dandes

13 April 2026 - 23:38 WITA

Boulevar Sangihe “Bangkit” di Era Thungari, Setelah Hampir Satu Dekade Terhenti

13 April 2026 - 00:15 WITA

Boulevar Sangihe “Bangkit” di Era Thungari, Setelah Hampir Satu Dekade Terhenti

13 April 2026 - 00:12 WITA

Trending di Sangihe