Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bisnis · 19 Okt 2026 10:11 WITA ·

Kinerja Stabil, BRI Finance Raih Penghargaan Best SOE 2026 dari The Asian Post


Kinerja Stabil, BRI Finance Raih Penghargaan Best SOE 2026 dari The Asian Post Perbesar

Highlight

BRI Finance meraih penghargaan Early Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026 dari The Asian Post.Perseroan membukukan laba Rp91 miliar pada 2025 di tengah kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih.BRI Finance mengandalkan kualitas portofolio, pengendalian risiko, dan sinergi BRI Group untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

 

 

Jakarta- PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) meraih penghargaan The Asianpost Best State-Owned Enterprise 2026 dari The Asian Post, bagian dari Infobank Media Group.

Pengakuan ini diberikan melalui penilaian kinerja keuangan perusahaan periode 2024–2025, melalui kajian bertajuk Rating 160 BUMN Versi The Asian Post 2026 yang disusun oleh The Asian Post Research. Alhasil, BRI Finance ditempatkan sebagai salah satu anak usaha BUMN penerima penghargaan atas capaian kinerja perseroan di tengah kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih, terutama pada segmen otomotif.

Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo menerima langsung penghargaan dari Wakil Pimpinan Redaksi Infobank Media Group Kanoto Mohamad.

Dalam acara yang diselenggarakan pada 8 Oktober 2026 itu, BRI Finance memperoleh predikat Early Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026.

Adapun, kajian yang diselenggarakan The Asian Post mengukur kinerja keuangan perusahaan selama periode 2024–2025 dan membaginya ke dalam tiga kelompok, yakni BUMN, BUMN di bawah Kementerian Keuangan, serta anak perusahaan BUMN.

Dari 160 perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan, sebanyak 61 perusahaan meraih predikat “Sangat Bagus” dan berhak memperoleh penghargaan The Best State-Owned Enterprise (SOE) 2026.

Bagi BRI Finance, capaian ini berjalan beriringan dengan upaya menjaga profitabilitas dan kualitas pembiayaan. Perseroan membukukan laba Rp91 miliar pada 2025, ketika industri pembiayaan masih menghadapi tantangan pemulihan permintaan, khususnya di sektor otomotif. Situasi tersebut mendorong perusahaan untuk lebih cermat dalam menentukan arah ekspansi dan menyalurkan pembiayaan.

Alih-alih mengejar pertumbuhan secara agresif, BRI Finance mengedepankan selektivitas dalam penyaluran pembiayaan dengan mempertimbangkan kualitas portofolio dan risiko. Pendekatan ini diarahkan untuk menjaga kesehatan bisnis sekaligus mempertahankan kinerja di tengah dinamika pasar.

Sebagai bagian dari ekosistem BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dalam grup untuk memperluas peluang bisnis. Segmen pembiayaan konsumer menjadi salah satu area yang terus dikembangkan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan peluang pasar yang masih terbuka.

 

Memperkuat Fondasi Pertumbuhan

Pengembangan bisnis tersebut tetap disertai upaya memperkuat fondasi perusahaan. BRI Finance berfokus pada peningkatan kualitas portofolio, disiplin pengelolaan risiko, serta optimalisasi proses dan kapabilitas operasional.

Upaya ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara peluang ekspansi dan prinsip kehati-hatian. Ke depan, perseroan akan melanjutkan pengembangan pembiayaan konsumer secara lebih terarah dengan dukungan peningkatan kapabilitas operasional dan pemanfaatan teknologi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus menjaga kualitas pembiayaan.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance berupaya mempertahankan kinerja yang sehat dan memperkuat kontribusinya terhadap bisnis BRI Group. Penghargaan yang diraih pada 2026 menjadi bagian dari catatan kinerja perseroan, seiring langkah perusahaan menjaga kualitas aset dan mencari peluang pertumbuhan yang terukur. (*) RAL

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional

21 Oktober 2026 - 20:00 WITA

DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

21 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

21 Oktober 2026 - 18:28 WITA

Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan

21 Oktober 2026 - 16:59 WITA

HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom

21 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Tiga Hari Penuh Keseruan dan Kolaborasi, MUKERNAS TDA 9.0 Ajak Pengusaha Bertumbuh Bersama

21 Oktober 2026 - 16:30 WITA

Trending di Bisnis