Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bisnis · 4 Mei 2026 12:48 WITA ·

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY


Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY Perbesar

House of brands lokal terbesar di Indonesia membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba tiga digit secara tahunan, didukung portofolio brand yang semakin kuat dan fundamental bisnis yang solid menjelang IPO 2027.

JAKARTA – Hypefast mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang impresif pada kuartal
pertama (Q1 2026), mencatat pertumbuhan Net Income lebih dari 300% (YoY) serta
Net Cashflow mendekati 250% (YoY). 
Sebagai house of brands terbesar untuk brand lokal di Indonesia,
Hypefast menaungi 9 brand dari berbagai kategori seperti kecantikan, fashion,
dan kebutuhan ibu & anak, termasuk Luxcrime, Cessa, dan Bohopanna. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan
teknologi, Hypefast terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem brand
yang berkelanjutan. Performa ini didorong oleh kontribusi kuat dari portofolio
brand di berbagai kategori.

Sejumlah brand utama mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang Q1 2026.
Cessa mencatatkan pertumbuhan Net Income sebesar 189% (YoY), sementara Luxcrime
tumbuh 110% (YoY). Kinerja positif ini menunjukkan konsistensi strategi
Hypefast dalam mengembangkan brand dengan pendekatan berbasis data dan
kolaborasi erat bersama para founder.

Di kategori fashion, Bohopanna mencatat revenue kuartalan
tertinggi sepanjang sejarah brand, menandai momentum pertumbuhan yang
kuat. Sementara itu, Nyonya Piyama juga menunjukkan performa yang solid dengan
pertumbuhan pendapatan sebesar 93% dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya.

Founder dan CEO Hypefast, Achmad Alkatiri, menyebut capaian ini sebagai
refleksi dari kekuatan fundamental yang menopang pertumbuhan Hypefast.

“Kuartal pertama 2026 menjadi pencapaian yang patut kami syukuri.
Angka-angka dalam laporan ini mencerminkan ketangguhan individu di baliknya:
mulai dari tim kami, para founder brand, hingga loyal customer.
Keyakinan yang sama inilah yang terus mendorong kami untuk melangkah maju,”
ujar Achmad.

Di tengah kondisi global yang dinamis, Hypefast tetap melihat peluang
pertumbuhan yang positif, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian
dalam menjalankan bisnis.

Kami melangkah ke
sisa tahun ini dengan optimisme yang kuat, namun tetap dengan berhati-hati di
tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Apa pun kondisi pasar ke
depan, fundamental bisnis kami tetap kuat, dan kami berkomitmen untuk menjaganya.,
tambahnya.

 

Outlook Strategis & Persiapan
IPO

Sejak berdiri, Hypefast telah membangun portofolio brand lokal lintas
kategori yang terus berkembang, termasuk Luxcrime, Cessa, Bohopanna, dan Nyonya
Piyama. Menuju IPO 2027, Hypefast tengah mempersiapkan serangkaian inisiatif
strategis yang menjadi bagian dari langkah corporate action perusahaan.
Dana yang dihimpun dari pencatatan saham perdana akan dimanfaatkan untuk
memperluas ekosistem Hypefast, mencakup pengembangan jalur distribusi offline,
kapabilitas manufaktur, serta ekspansi brand lokal ke pasar internasional,
dimulai dari Asia Tenggara.

“Momentum di kuartal awal tahun ini menjadi pondasi penting bagi langkah
kami ke depan. Fokus kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan, memperkuat
fundamental, dan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh
ekosistem,” tutup Achmad.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

16 Juni 2026 - 22:00 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Gelar Pra Workshop Percepatan Penyelesaian Tindak Lanjut Audit di KPBN

16 Juni 2026 - 18:05 WITA

KazanForum 2026 Jadi Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global

16 Juni 2026 - 15:50 WITA

Libur Tahun Baru Islam 1448 H, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 13 Ribu Pelanggan

16 Juni 2026 - 15:25 WITA

Dari Photobox ke Layar Bioskop, Reyno Anggoro dan Ekosistem Kreatif Bebaz Inc yang Terus Berkembang

16 Juni 2026 - 12:39 WITA

Peringati Hari Buruh Nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VI Berikan Apresiasi kepada Pekerja di Kota Langsa

16 Juni 2026 - 07:10 WITA

Trending di Bisnis