Manado, Sulutnews.com. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia ( ESEI) Manado Joy Elly Tulung SE.M.Sc .P.hd mengatakan, Forum Konsultasi Publik dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulut lima tahun kedepan penting.
Karena itu saran dan harapan kita untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah tidak hanya melibatkan pihak pemerintah tetapi juga partisipasi aktif dari masyarakat atau publik.
” Jadi sangat penting sekali” kata Ketua ESEI Manado Joy Elly Tulung SE.M.Sc.P.hd kepada wartawan Sulutnews.com Rabu (26/3) di Manado.
Joy Elly Tulung yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat itu dimintai tangapan terkait pelaksanaan Forum Konsultasi Publik untuk menyusun RPJMD Sulut di Hotel Peninsula Manado Selasa (25/3).
Forum Konsultasi Publik dilaksanakan oleh Bappeda Provinsi Sulut dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr Viktor Mailangkay SH MH serta Pejabat Eselon II dan Pakar serta ratusan peserta dari bebagai komponen masyarakat.
RPJMD lima tahun kedepan akan sesuai Visi dan Misi Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkay yang merupakan pimpinan daerah yang baru.
Joy Tulung yang lulus S1 Manajemen di Fakultas Ekonomi Unsrat 2003 yang juga pakar Keuangan Perbankan itu mengatakan, Forum Konsultasi publik penting agar program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta dapat meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah.
“Tepat Forum ini ” kata Joy Tulung yang meraih Strata 2 (M.Sc) di University of Groningen Belanda dalam bidang Keuangan Perbankan tahun 2008 .
Dikatakan Konsultasi publik dapat memberikan ruang untuk masukan yang lebih luas dan beragam, yang bisa meningkatkan kualitas kebijakan dan memastikan pembangunan yang inklusif.
Menjawab yang lain Joy Tulung mengatakan sangat perlu konsultasi publik, dalam konteks pembangunan yang lebih berkelanjutan, melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan akan menciptakan transparansi dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan kontribusi langsung terhadap prioritas pembangunan. Menurut Doktor P.hd dari SKEMA Business School Lille di Negara Prancis itu, program-program yang disampaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini, jika melihat dari perspektif ekonomi, program-program tersebut memang terlihat cukup strategis.
Seperti Fokus pada Sumber Daya Manusia (SDM) dan UMKM, pariwisata, pemberantasan korupsi, dan infrastruktur memiliki dampak yang luas pada perekonomian daerah.
Kualitas SDM
Seperti pertama kita lihat program SDM atau Sumber Daya Manusia Ini merupakan fondasi yang sangat penting.
Program pengembangan SDM dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja yang pada akhirnya berdampak positif pada produktivitas dan daya saing daerah.
Seperti Pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar sangat krusial, terlebih dalam era transformasi digital dan teknologi.
Kedua, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). UMKM merupakan sektor yang vital dalam perekonomian daerah, berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja.
Menurut Pembantu Dekan Tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat itu, Program yang mendukung UMKM, seperti akses ke permodalan, pelatihan manajemen usaha, serta pemasaran digital, akan sangat berpengaruh dalam memperkuat sektor ini.
Mengingat kata Tulung tantangan yang dihadapi UMKM dalam menghadapi perubahan ekonomi dan krisis global, dukungan terhadap sektor ini harus terus diperkuat.
Kemudian Ketiga, Pariwisata. Sektor ini memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di daerah yang memiliki keindahan alam atau warisan budaya yang menarik.
Program pengembangan pariwisata, termasuk promosi dan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan, bisa mendorong peningkatan pendapatan daerah serta membuka peluang pekerjaan baru.
Berantas Korupsi
Kemudian Pemberantasan Korupsi: Ini juga sangat krusial dalam memperbaiki iklim investasi dan pemerintahan yang baik.
Mengurangi korupsi akan memberikan ruang bagi transparansi dalam alokasi anggaran dan program yang lebih tepat sasaran. Ini mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan efisien. Dan kelima, Pembangunan Infrastruktur: Infrastruktur yang baik adalah kunci untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pembangunan infrastruktur yang merata akan menghubungkan daerah yang lebih terisolasi dengan pusat ekonomi, mengurangi biaya logistik, dan mempercepat distribusi barang dan jasa.
Joy Tulung mengatakan, secara keseluruhan, program-program tersebut menunjukkan komitmen terhadap penguatan aspek ekonomi yang berkelanjutan.
Dari sudut pandang ekonomi, penting untuk memastikan bahwa program-program tersebut didukung oleh alokasi anggaran yang tepat dan implementasi yang efektif. Juga, perlu ada upaya untuk mengevaluasi secara periodik apakah program-program tersebut memang memberikan dampak yang sesuai dengan harapan. (Fanny)





