MANADO,Sulutnews.Com – Upaya menangani masalah Stunting di Sulawesi Utara menjadi perhatian legislator DPR-RI Felly Estelita Runtuwene untuk dilakukan. Terbukti bersama mitra kerja BKKBN Ketua Komisi IX DPR-RI ini sukses melakukan sosialisasi dan promosi KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi) program percepatan penurunan stunting di 35 lokus yang tersebar di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
“Kegiatan kemitraan BKKBN dan Komisi IX DPR-RI adalah bukti nyata perjuangan Wakil Rakyat Sulut Felly Estelita Runtuwene bagi masyarakat yang telah mempercayakan dirinya duduk di lembaga DPR-RI, sehingga upaya pencegahan stunting dengan optimalisasi pengasuhan dalam keluarga menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat sebab soal stunting di Indonesia memerlukan penanganan tepat karena bisa menjadi salah satu ancaman serius bila tidak dilakukan tindakan pencegahan,” ungkap Ketua Pokja ADPIN BKKBN Sulut Rosillia B Wowiling, S.Sos, M.Si.
Promosi KIE program percepatan penurunan stunting, mengingatkan bagaimana pentingnya memperhatikan kesehatan masyarakat, apalagi anak-anak, jangan sampai anak-anak kehilangan masa depan karena infeksi gizi. Banyak perempuan yang akan menikah sampai harus melakukan diet sehingga mempengaruhi kondisi gizi tubuh. Bila terjadi kehamilan, kondisi ini ikut mempengaruhi gizi janin dalam kandungan. Ini problem kita sekaligus tanda awas bagi kita.” Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada 1000 HPK. Artinya, mulai dari dalam rahim 9 bulan 10 hari dan ditambah 2 tahun, setelah dilahirkan, di mana masa itu anak-anak sangat membutuhkan perhatian atas gizi dan kesehatan,sebelum calon ibu dan calon ayah dianjurkan memeriksakan diri ke dokter, ketika sudah mempunyai keinginan untuk mempunyai anak. Ini untuk mengetahui apakah kedua orang tua ada infeksi atau tidak karena Infeksi akan mempengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan,” tutur Felly saat melakukan sosialisasi di Lokus Desa Buyungon Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.
Diketahui ada 19 kementerian dan Lembaga yang terlibat dalam upaya pemerintah menekan angka stunting di Indonesia. Percepatan penurunan stunting adalah program pemerintah yang diketuai Wakil Presiden dan ketua pelaksananya adalah Kepala BKKBN.sehingga Ketua Komisi IX Felly Runtuwene yang pada Pemilu 14 Februari 2024 kembali mencalonkan diri untuk DPR-RI Nomor Urut 5 dari Partai Nasdem kiranya kembali mendapatkan dukungan warga Sulut agar program serta bantuan yang sudah direalisasikan dan telah dirasakan manfaatnya oleh kita masyarakat akan kembali berlanjut.(josh tinungki)







