Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 10 Des 2023 20:18 WITA ·

Kepala Desa Bebalain Dituduh Merobek Surat Undangan BLT dan Menyelewengkan Dana Desa, Ini jawabannya


Kursi patah Karena di tendang oleh Kepala Desa Bebalain Alfa Marteni Zakarias. FOTO, ILUSTRASI Perbesar

Kursi patah Karena di tendang oleh Kepala Desa Bebalain Alfa Marteni Zakarias. FOTO, ILUSTRASI

Rote Ndao,Sulutnews.com – Bebalain, 10 Desember 2023 – Kepala Desa Bebalain, Alfa Marteni Zakarias, berhadapan dengan pertanyaan media terkait klaim dari Cornelis Petrus yang menagih hutang sebesar 13 juta rupiah. Cornelis Petrus juga mengungkapkan bahwa Kepala Desa Bebalain pernah meminjam batu bata, batako, dan semen sebanyak 50 sak.

Menanggapi pertanyaan media, Kepala Desa Bebalain membantah tudingan tersebut. “Saya tidak pernah pinjam uang di siapapun. Saya tidak pernah pinjam semen dari siapapun, apalagi sampai 50 sak,” tegas Alfa Marteni Zakarias.

Insiden tersebut berawal dari Cornelis Petrus menagih hutang uang yang pernah dipinjamkan kepada Kepala Desa Bebalain selama 7 tahun. Akibatnya, kemarahan terjadi, dan Kepala Desa menendang kursi disamping Cornelis Petrus, menyebabkan kursi tersebut patah dan mengenainya.

Cornelis Petrus, sambil menangis, mengungkapkan kejadian itu kepada media. “Semua ini berawal dari hutang. Saya pergi menagih hutang uang milik saya, lalu Kepala Desa Tendang kursi disamping saya hingga kursi itu patah dan mengenai saya.”

Selain persoalan hutang, Kepala Desa Bebalain juga diisukan menyelewengkan Anggaran Dana Desa tahun 2021. Pekerjaan pembangunan satu buah embung di Desa Bebalain tidak dilanjutkan pada tahun 2021 karena dana desa diklaim telah digunakan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa.

Kepala Desa Bebalain menanggapi tuduhan ini dengan mengajukan pertanyaan. “Siapa yang mengadu ke media? Supaya bisa dipanggil ke kantor untuk memberikan keterangan dan sekaligus mendapatkan tanggapan dari para BPD dan tokoh masyarakat,” ujar Alfa Marteni Zakarias.

Keberlanjutan kasus ini akan menjadi sorotan masyarakat setempat dan menimbulkan pertanyaan tentang transparansi pengelolaan dana desa di Desa Bebalain.

Dance Henukh, Reporter

Artikel ini telah dibaca 633 kali

Baca Lainnya

Kebenaran Terungkap: Mus Frans Mandato Bebas Murni, Kebohongan PT Bo’a Development Terbongkar

22 April 2026 - 16:17 WITA

Tumbuh Bersama, Memberi Makna bagi Sesama

21 April 2026 - 07:13 WITA

Bertemu Kapolda NTT, Memacu Bripka Sumantri Untuk Terus Bekerja Maksimal

14 April 2026 - 11:15 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Trending di Internasional