Manado, Sulutnews.com – Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Febry Dien ST.M.Inf.Tech ( MAN) melaksanakan kunjungan pemantauan langsung dilapangan terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SLB Tahun Ajaran 2026/2027 yang dimulai 2 Juni hinga berakhir 24 Juni 2026.
“Ya betul sebagai BPMP Sulut kita pantau pelaksanaan SPMB di satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB untuk mengetahui apa berjalan sesuai aturan atau tidak” kata Febry Dien kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Senin (8/6/26) malam lewat telepon.
Menurut Febry Dien dia yang memimpin langsung kunjungan ini di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara, diantaranya Bolaang Mongondow pada 03 Juni 2026 serta Kabupaten Minahasa, Bolaang Mongondow Utara dan Kota Manado pada 04 Juni 2026. Dan akan berlanjut hinga diakhir SPMB.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi BPMP dalam mendukung penjaminan mutu layanan pendidikan serta untuk memastikan implementasi kebijakan pendidikan berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan atau tidak” Jadi kita proaktif memantau langsung” ujarnya.
Dikatakan , dalam kunjungan pemantauan SPMB di lokasi SMA Negeri 1 Bolangitang, Bolaang Mongondow Utara, sebagai Kepala BPMP berkesempatan mendampingi siswi yang sedang mendaftar SPMB namun terkendala oleh sistem/aplikasi SPMB yang sedang off-line.

Foto- Kepala BPMP Sulut Febry Dien ( kiri) Saat Berdialog Dengan Panitia SPMB disalah Satu SMA di Bolmut.
Namun dalam tempo singkat setelah menghubungi penanggung jawab server SPMB Dikda Provinsi Sulawesi Utara yang langsung direspon sehingga proses pendaftaran dapat segera dilanjutkan.
Febry Dien berharap berharap agar semua pihak, baik sekolah maupun operator Aplikasi SPMB Provinsi Sulawesi Utara untuk sigap dan berusaha mencari solusi dengan menghubungi ‘help-desk’ SPMB terkait untuk dapat membantu siswa yang mendaftar dengan baik.” Bila ada hambatan bisa menghubungi Dikda Sulut ” ujarnya . Febry optimis bisa lancar pelaksanaan SPMB disatuan pendidikan SMA dan SMK serta SLB.
Dikda Optimis Lancar Hinga 24 Juni
Sementara Bravo Turangan ST Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan ( BGTK) Dikda Sulut yang juga Plt Kabid Balai Informasi Teknologi dan Komunikasi ( BITK) ketika dikonfirmasi Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (9/6/26) mengatakan, pelaksanaan SPMB di SMA, SMK dan SLB berjalan baik hinga saat ini. Memang diawal pelaksanaan pada 2 Juni 2026 ada masalah sadikit jaringan terutama daerah pedalaman dimana jaringan interner sering ada ganguan.

Foto – Kepala Bidang Balaitik Pendidikan Dikda Sulut Bravo Turangan ST
Tapi secara umum lancar dan hinga akhir pelaksanaan 24 Juni 2026 dipastikan lancar” Kami optimis bisa lancar lancar hinga hari terakhir” ujar Bravo Turangan.
Terkait data siswa yang mendaftar hinga Selasa 9 Juni 2026 masih sedikit. Ini karena kelengkapan dokumen serta belum semua siswa SMP yang lulus mendapat Surat Keterangan Lulus ( SKL) karena baru penamatan dan juga nilai Tes Kemampuan Akademik ( TKA) belum semua dapat karena ini untuk pertama kali nilai TKA menjadi syarat masuk SPMB, ” Hinga hari terakhir pasti akan meningkat yang mendaftar” kata Bravo Turangan. Dikda Sulut terus memantau pelaksanaan SPMB hinga hari terakhir 24 Juni 2026. Dan dipastikan semua sekolah ikut aturan.
Optimis Terpenuhi Kouta
Sejumlah Kepsek SMA yang dikonfirmasi Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (9/6/26) mengatakan pelaksanaan SPMB disekolahnya sejak 2 Juni hinga 9 Juni 2026 lancar proses pendaftaran online dan ofline bila ada kendala jaringan.
Kepsek yang dikonfirmasi optimis hinga hari terakhir akan terpenuhi kouta yang tersedia diselolahnya. Hal itu dikatakan Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna S.Pd.M.Pd, Kepsek SMA Negeri 1 Wori di Kabupaten Minahasa Adry Mandey S.Pd dan Kepsek SMA Negeri 1 Tombatu di Kabupaten Minahasa Tenggara Verry Wanta S Pd. M Si.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Wori Minahasa Utara Adri Mandey S.Pd
Menurut I Ketut Gunawan untuk SMA Negeri 2 Kotamobagu yang mendapat 11 rombel atau kouta 396 siswa. Dari data yang ada hinga Selasa 9 Juni 2026 sudah terpenuhi jalur domisili dan jalur prestasi. Sementara jalur afirmasih dan mutasi masih sedikit tapi itu akan terpenuhi hinga hari terakhir” Saya optimis akan terpenuhi kouta 396 siswa disekolahnya” ujar Kepsek .
Hal lain juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Wori di Minshasa Utara Adri Mandey. Hinga Selasa 9 Juni 2026 dari kouta 5 rombel atau 180 siswa dari empat jalur untuk domisili hampir terpenuhi dan prestasi, afirmasih dan mutasi belum terpenuhi. Kepsek optimis hingga hari terakhir akan terpenuhi karena SKL dan TKA masih berproses di SMP.

Foto – Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adiwisna
Untuk SMA Negeri 1 Tombatu di Minahasa Tengara menurut Kepsek Verry Wanta ada 6 rombel atau 216 siswa yang akan diterima. Hinga hari Selasa 9 Juni 2026 belum terpenuhi. Masih sementara mendaftar untuk semua jalur baik domisili, prestasi dan afirmasih dan mutasi.” Saya optimis lancar dan akan terpenuhi hinga hari terakhir 24 Juni nanti” ujar Kepsek. Proses pendaftaran lewat online.(Fanny)






