Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bisnis · 12 Jun 2026 10:21 WITA ·

Kendaraan Bekas Jadi Alternatif Favorit, Pembiayaan BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026


Kendaraan Bekas Jadi Alternatif Favorit, Pembiayaan BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026 Perbesar

Jakarta, 12 Juni 2026 – Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, kebutuhan akan solusi pembiayaan yang lebih terjangkau tetap menunjukkan tren positif. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas yang dinilai mampu menjadi alternatif mobilitas yang ekonomis tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan.

Melihat tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh sebesar 77,64% secara tahunan (year-on-year), menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap segmen kendaraan bekas di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas saat ini menjadi salah satu pilihan yang semakin relevan bagi masyarakat yang tetap membutuhkan kendaraan pribadi dengan pertimbangan efisiensi pengeluaran.

“Di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan semakin kompetitifnya pasar otomotif, kami melihat segmen pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa kendaraan bekas tetap menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat yang membutuhkan solusi mobilitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Dhani.

Industri pembiayaan otomotif saat ini menghadapi berbagai dinamika pasar yang perlu dicermati, mulai dari kondisi ekonomi domestik, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga perkembangan tingkat suku bunga yang berpotensi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Meski demikian, BRI Finance menilai segmen pembiayaan mobil bekas memiliki tingkat ketahanan yang baik karena menawarkan nilai ekonomis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain memberikan alternatif kepemilikan kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif, segmen ini juga dinilai mampu menjangkau kelompok konsumen yang lebih luas.

Untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, BRI Finance terus menerapkan strategi bisnis yang prudent dengan mengedepankan kualitas portofolio pembiayaan, pengelolaan risiko yang optimal, serta penyaluran pembiayaan yang selektif sesuai prinsip kehati-hatian.

“Kami tetap optimis terhadap prospek pembiayaan mobil bekas kedepannya. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan karakteristik segmen yang relatif adaptif terhadap kondisi ekonomi, kami meyakini pembiayaan kendaraan bekas akan terus menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis BRI Finance,” tutup Dhani.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Marianna Resort Hadirkan Playcation School Holiday, Liburan Keluarga yang Menggabungkan Kreativitas dan Keindahan Danau Toba

12 Juni 2026 - 13:29 WITA

Perkuat Komitmen Keberlanjutan, SUCOFINDO Dukung Aksi “Mageri Segoro” di Jawa Tengah

12 Juni 2026 - 12:16 WITA

Hadirkan Booth “MINERALive” di Invirotech 2026, MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi

12 Juni 2026 - 11:53 WITA

Hari Terakhir! BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Pameran Otomotif di Sumatera Barat

12 Juni 2026 - 10:31 WITA

Pelindo Parepare Awasi Ketat Kendaraan Masuk Dermaga

12 Juni 2026 - 10:15 WITA

UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

12 Juni 2026 - 09:57 WITA

Trending di Bisnis