Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 8 Jan 2026 22:37 WITA ·

Kementerian PU Pulihkan Alur Sungai Krueng Meureudu, Geliat Nelayan Pidie Jaya Kembali Bangkit


Kementerian PU Pulihkan Alur Sungai Krueng Meureudu, Geliat Nelayan Pidie Jaya Kembali Bangkit Perbesar

JAKARTA, 8 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Upaya penanganan darurat yang dilakukan Kementerian PU di Sungai Krueng Meureudu kini mulai menunjukkan dampak nyata, khususnya bagi kebangkitan kembali aktivitas perekonomian masyarakat pesisir.

Normalisasi sungai yang dilaksanakan secara bertahap oleh Balai
Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh berhasil mengembalikan fungsi alur Sungai
Krueng Meureudu hingga ke muara. Dampak positifnya, perahu nelayan yang
sebelumnya tertahan di tambatan akibat pendangkalan sedimen material banjir,
kini dapat kembali melaut dengan aman.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa percepatan penanganan
infrastruktur pascabencana tidak hanya bertujuan mengurangi risiko bencana
lanjutan, tetapi juga menjadi katalisator pemulihan ekonomi masyarakat
terdampak.

“Kementerian PU berkomitmen terus hadir dalam penanganan
bencana di Aceh untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh
masyarakat, terutama di masa-masa sulit pascabencana,” ujar Menteri Dody.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui BWS
Sumatera I Aceh telah bergerak melakukan pembersihan material kayu,
pengangkatan sedimen, pelebaran sungai, serta perbaikan alur di titik-titik
kritis. Fokus utama pekerjaan adalah memastikan fungsi infrastruktur Sumber
Daya Air (SDA) kembali normal guna mengurangi risiko banjir susulan.

Hingga saat ini, alur Sungai Krueng Meureudu telah berhasil dibuka
sepanjang 5,7 kilometer (km), mulai dari Jembatan Jalan Nasional ruas
Meureudu-Batas Pidie Jaya hingga ke muara (kuala).

Secara teknis, normalisasi ini telah mengembalikan kapasitas
sungai untuk mengalirkan debit air hingga kala ulang 5-tahunan. Kondisi ini
tidak hanya melindungi infrastruktur jalan dan jembatan di sekitarnya dari
ancaman bencana hidrometeorologi, tetapi juga menjamin kelancaran aktivitas
warga.

Kementerian PU akan terus memantau kondisi sungai dan
infrastruktur pendukung lainnya, serta siap mengambil langkah lanjutan untuk
penanganan jangka panjang. Dengan pulihnya fungsi Sungai Krueng Meureudu,
diharapkan ketahanan wilayah terhadap risiko bencana semakin kuat dan roda
ekonomi masyarakat Pidie Jaya dapat kembali berputar secara bertahap.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 953 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

Trending di Bisnis