Menu ✖

Mode Gelap
Geger! KSP Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

Bisnis · 22 Apr 2026 11:18 WITA ·

KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis


 KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

Jakarta, 21 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, yang merupakan bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar ini berhasil diselesaikan dalam waktu 37 hari kalender, terhitung sejak 25 November 2025 dengan capaian progres 100%. Proyek ini mencakup pembangunan 69 titik lokasi yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Pembangunan fasilitas SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara cepat dan berkualitas. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem konstruksi modular, yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi secara simultan.

Selain itu, PTPP juga mengimplementasikan dashboard monitoring progress berbasis digital yang terintegrasi. Sistem ini mampu meng-generate berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari progres di setiap titik lokasi, monitoring pengiriman material, data personel lapangan, jumlah tenaga kerja, laporan harian, hingga dokumentasi perkembangan proyek di lapangan.

Keunikan proyek ini terletak pada cakupan wilayahnya yang luas dan tersebar, sehingga membutuhkan strategi manajemen proyek yang adaptif, koordinasi lintas wilayah yang kuat, serta pengendalian mutu yang konsisten di setiap titik pembangunan.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek ini. “Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas.

“PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah.

Lebih lanjut, pembangunan SPPG ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian

lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” ujar Joko.

Ke depan, PTPP akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.

–SELESAI–

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 921 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”

7 November 2026 - 23:24 WITA

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

7 November 2026 - 22:56 WITA

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027

7 November 2026 - 19:25 WITA

Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI

7 November 2026 - 15:16 WITA

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

7 November 2026 - 13:55 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

7 November 2026 - 11:34 WITA

Trending di Bisnis