Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 23 Jan 2026 15:00 WITA ·

Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026


Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026 Perbesar

Micron Technology menyatakan bahwa kelangkaan chip memori global kini memasuki fase yang semakin parah dan bahkan bersifat “belum pernah terjadi sebelumnya.” Kondisi ini dipicu oleh lonjakan permintaan memori berperforma tinggi, khususnya high-bandwidth memory (HBM), yang menjadi komponen krusial dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Permintaan dari sektor AI menyerap kapasitas industri memori secara masif, sehingga menimbulkan kekurangan pasokan bagi segmen tradisional seperti smartphone dan komputer pribadi (PC).

Dalam pernyataannya, Micron menegaskan tekanan pasokan tersebut diperkirakan akan berlanjut setidaknya hingga setelah 2026. Antrean panjang dari produsen perangkat yang berlomba mengamankan pasokan chip memori menjadi indikasi bahwa ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai masih akan berlangsung dalam jangka menengah. Fokus industri pada pemenuhan kebutuhan akselerator AI membuat kapasitas produksi yang tersedia bagi produk konsumen semakin terbatas.

Dampak dari kondisi ini mulai terasa di berbagai lini industri teknologi. Sejumlah produsen smartphone dilaporkan memangkas target pengiriman karena kenaikan biaya memori, sementara produsen PC juga memperingatkan potensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi harga dan ketersediaan produk di pasar. Situasi tersebut berpotensi menekan margin keuntungan produsen perangkat sekaligus mendorong kenaikan harga bagi konsumen akhir.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Micron mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pelanggan utama di sektor AI, termasuk perusahaan seperti Nvidia. Bahkan, Micron memutuskan untuk menghentikan bisnis memori konsumen bermerek Crucial, guna mengalihkan kapasitas produksi ke segmen yang dinilai memiliki nilai strategis lebih tinggi. Langkah ini mencerminkan perubahan fokus industri memori yang kini semakin terpusat pada kebutuhan AI dan pusat data.

Di sisi ekspansi, Micron mempercepat investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas manufaktur. Perusahaan mengumumkan proyek investasi senilai US$100 miliar di New York, serta mengakuisisi fasilitas manufaktur di Taiwan. Ekspansi ini bertujuan memperluas kapasitas DRAM dan memastikan pasokan memori berperforma tinggi dapat memenuhi permintaan AI yang terus melonjak. Namun, pembangunan fasilitas baru membutuhkan waktu, sehingga tekanan pasokan diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bagi pasar keuangan, kondisi ini menjadi faktor penting yang memengaruhi kinerja saham-saham sektor semikonduktor, khususnya emiten memori dan perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok AI. Investor mencermati bagaimana kelangkaan chip dapat berdampak pada pendapatan, margin, serta strategi jangka panjang perusahaan teknologi global.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau perkembangan sektor teknologi global, pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital dapat diakses melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memungkinkan investor mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi yang praktis.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, memberikan rasa aman bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, membantu investor menjelajahi peluang investasi di tengah transformasi industri teknologi global yang terus berkembang.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 903 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Trending di Bisnis