Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 21 Agu 2025 16:40 WITA ·

Kapolres Bitung Hadiri Aksi Turun ke Sawah Bersama Danrem 131/Santiago


Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH saat aksi turun ke sawah dalam Program Ketahanan Pangan bersama Danrem 131/Santiago. Perbesar

Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH saat aksi turun ke sawah dalam Program Ketahanan Pangan bersama Danrem 131/Santiago.

Bitung, Sulutnews.com – Program ketahanan pangan terus digelorakan TNI AD. Kali ini, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip SH MH memimpin langsung aksi turun ke sawah dengan melakukan penanaman padi di lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (21/8).

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda Kota Bitung. Hadir di antaranya Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH, Dandim 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen ST MIP, perwakilan Pemkot Bitung, para petani, serta masyarakat sekitar.

Mereka bersama-sama turun ke sawah menanam padi sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Asisten III Pemkot Bitung, Benny Lontoh yang mewakili Walikota Hengky Honandar, menegaskan bahwa program ketahanan pangan TNI AD menjadi salah satu pilar penting menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan.

“Tanpa ketersediaan pangan yang cukup bergizi dan terjangkau, pembangunan yang kita lakukan akan sulit mencapai hasil optimal. Semoga kegiatan ini memberi dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di Kota Bitung,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 131/Santiago menegaskan kegiatan penanaman padi ini merupakan instruksi Panglima TNI dalam membentuk satuan gugus tugas ketahanan pangan di tiap wilayah.

“Sebagai Dansatgas di daerah, para Dandim bersama unsur TNI lainnya ditugaskan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi sipil, swasta, serta masyarakat.

Tujuannya agar bangsa kita mampu mandiri dengan ketahanan pangan yang kokoh, terutama pada kebutuhan pokok seperti padi dan jagung,” jelas Brigjen Martin.

Ia menambahkan, kehadiran TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bukti bahwa TNI tidak hanya menjadi garda terdepan di bidang pertahanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan nasional.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah bersemangat bergerak bersama. Semoga lahan-lahan pertanian di Bitung dapat dipertahankan bahkan ditambah luasnya agar kota ini mampu mandiri dalam ketahanan pangan,” pungkasnya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,224 kali

Baca Lainnya

509 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik di Bitung

5 Februari 2026 - 01:35 WITA

Delegasi PWI Sulut Hadir di Retret HPN 2026

4 Februari 2026 - 08:51 WITA

PT SKL/SKS Klarifikasi Isu BBM Subsidi: Solar yang Dimuat di Bitung Berasal dari AKR Corporindo

3 Februari 2026 - 15:24 WITA

Dorong Kenyamanan Pelayanan dan Kinerja, Bapelkum Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

3 Februari 2026 - 15:06 WITA

Keselamatan Pengendara Jadi Fokus Operasi Keselamatan Samrat 2026 di Bitung

2 Februari 2026 - 13:26 WITA

Polisi Pastikan Pesta Adat Tulude 2026 di Bitung Aman

30 Januari 2026 - 21:00 WITA

Trending di Bitung
error: Content is protected !!