MAKASSAR, SULUTNEWS.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas 2026 di kawasan Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (26/8/2026).
Sebanyak 1.425 personel gabungan mengikuti apel tersebut. Kapolda Sulsel mengerahkan personel untuk memperkuat kesiapsiagaan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulawesi Selatan.
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum. turut mengikuti kegiatan tersebut.
Selain itu, para Pejabat Utama Polda Sulsel, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran TNI-Polri, serta instansi terkait juga hadir.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan daerah.
Polda Sulsel mengerahkan 1.425 personel gabungan untuk mendukung pengamanan dan menjaga stabilitas Kamtibmas.
Karena itu, Kapolda meminta seluruh personel menjaga kesiapan dan memperkuat koordinasi. Ia juga mendorong setiap unsur saling bertukar informasi mengenai perkembangan situasi di lapangan.
Dengan langkah tersebut, aparat dan unsur terkait dapat merespons potensi gangguan secara lebih cepat.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa Apel Silaturahmi Kamtibmas tidak sekadar mengumpulkan personel.
Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan memperkuat sinergi antarelemen masyarakat.
“Apel Silaturahmi Kamtibmas ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mempererat persatuan dan kesatuan, memperkuat sinergi antar seluruh komponen bangsa, serta meneguhkan tekad kita dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Kapolda.
Selanjutnya, Kapolda menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat.
Menurutnya, pemerintah, TNI-Polri, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat harus mengambil peran dalam menjaga Kamtibmas.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen membangun kepedulian dan bekerja sama menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Selain menjaga keamanan, Kapolda mendorong seluruh pihak memperkuat komunikasi.
Ia menilai komunikasi yang terbuka dapat membantu setiap unsur mengenali potensi masalah lebih awal. Setelah itu, para pihak dapat mencari solusi melalui dialog dan musyawarah.
“Apabila komunikasi terbangun dengan baik, maka setiap potensi permasalahan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini melalui musyawarah dan kolaborasi,” tegasnya.
Kapolda juga mengajak perguruan tinggi dan mahasiswa berperan aktif menjaga kondusivitas Sulawesi Selatan.
Ia mendorong mahasiswa menyampaikan aspirasi secara tertib dan mengedepankan dialog. Sementara itu, perguruan tinggi dapat membuka ruang komunikasi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan.
Dengan cara tersebut, berbagai perbedaan dapat menemukan jalan penyelesaian tanpa mengganggu keamanan masyarakat.
Di sisi lain, Kapolda meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan terus membangun koordinasi.
TNI-Polri bersama pemerintah dan masyarakat perlu menjaga komunikasi agar setiap perkembangan situasi dapat mereka respons secara tepat.
Langkah itu juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap seluruh unsur yang bertugas menjaga keamanan daerah.
Lebih lanjut, Kapolda mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Ia meminta masyarakat mengedepankan semangat kebersamaan dan menghormati perbedaan. Selain itu, ia mendorong masyarakat menerapkan nilai siri’ na pacce dalam kehidupan sosial.
Menurutnya, nilai tersebut dapat memperkuat solidaritas sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat Sulawesi Selatan.
Kapolda optimistis seluruh elemen mampu menjaga Sulawesi Selatan tetap aman dan damai jika mereka membangun kolaborasi secara konsisten.
“Saya yakin, dengan semangat kebersamaan, nilai-nilai siri’ na pacce, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, perguruan tinggi, mahasiswa, dan seluruh komponen masyarakat, kita mampu menjaga Sulawesi Selatan tetap aman, damai, bermartabat, dan kondusif,” pungkasnya.
Melalui Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas 2026, Polda Sulsel memperkuat koordinasi lintas sektor.
Selanjutnya, seluruh unsur diharapkan menjaga komunikasi dan mengambil peran dalam menciptakan keamanan. Dengan sinergi yang konsisten, Sulawesi Selatan dapat mempertahankan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





