Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 6 Jul 2026 22:35 WITA ·

Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat? Kenali Perbedaannya Sebelum Mengajukan Pinjaman


Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat? Kenali Perbedaannya Sebelum Mengajukan Pinjaman Perbesar

Utang tidak selalu berdampak buruk bagi keuangan. Utang bisa dianggap sehat apabila digunakan untuk tujuan yang jelas, sesuai kemampuan membayar, dan tidak mengganggu kondisi keuangan sehari-hari. Sebaliknya, utang yang digunakan tanpa perencanaan justru dapat menjadi beban di kemudian hari.

Masih banyak orang yang menganggap semua utang itu sama. Padahal, ada beberapa jenis utang yang memiliki tujuan dan karakteristik berbeda. Memahami perbedaannya dapat membantu kamu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak.

Apa Itu Utang Sehat?

Utang sehat adalah pinjaman yang digunakan untuk kebutuhan produktif atau kebutuhan penting yang telah direncanakan dengan baik. Selain itu, cicilan yang harus dibayar masih sesuai dengan kemampuan finansial sehingga tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun tabungan.

Contohnya antara lain:

– Modal mengembangkan usaha

– Biaya pendidikan

– Renovasi rumah yang diperlukan

Kebutuhan mendesak yang sudah diperhitungkan sumber pembayarannya.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami tujuan penggunaan dana, jumlah cicilan, tenor, bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Utang Konsumtif?

Utang konsumtif adalah utang yang digunakan untuk membeli barang atau memenuhi keinginan yang nilainya cenderung berkurang seiring waktu dan tidak menghasilkan tambahan pendapatan.

Contohnya seperti:

– Membeli gadget terbaru hanya karena mengikuti tren

– Liburan menggunakan dana pinjaman

– Berbelanja barang yang sebenarnya belum menjadi kebutuhan

– Pengeluaran gaya hidup yang melebihi kemampuan keuangan

Bukan berarti utang konsumtif selalu salah. Namun, penggunaannya perlu dipertimbangkan dengan matang agar cicilan tidak menjadi beban di masa depan.

Utang Jangka Pendek Adalah Pinjaman dengan Tenor Singkat

Utang jangka pendek adalah pinjaman yang umumnya memiliki jangka waktu pelunasan relatif singkat, biasanya kurang dari satu tahun, meskipun ketentuan dapat berbeda pada setiap produk.

Jenis pinjaman ini biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sementara atau mendesak, misalnya:

– Biaya kesehatan

– Perbaikan kendaraan

– Kebutuhan operasional usaha dalam jangka pendek

– Kebutuhan mendesak lainnya

Karena tenornya lebih singkat, pastikan kemampuan membayar cicilan telah diperhitungkan sebelum mengajukan pinjaman.

Apa Itu Utang Jangka Panjang?

Utang jangka panjang merupakan pinjaman dengan masa pelunasan yang lebih lama, umumnya lebih dari satu tahun sesuai karakteristik produk.

Jenis utang ini sering digunakan untuk kebutuhan yang membutuhkan dana lebih besar, seperti:

– Pembelian rumah

– Pengembangan usaha

– Investasi aset produktif

– Renovasi rumah dalam skala besar

Keuntungan tenor yang lebih panjang adalah cicilan bulanan dapat menjadi lebih ringan. Namun, total biaya pinjaman dapat berbeda tergantung besaran bunga, tenor, serta ketentuan produk yang dipilih.

Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat?

Sebuah utang umumnya dapat dikatakan lebih sehat apabila memenuhi beberapa kondisi berikut.

1. Memiliki Tujuan yang Jelas

Pinjaman digunakan untuk kebutuhan yang memang diperlukan, bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat.

2. Cicilan Masih Sesuai Kemampuan

Idealnya, pembayaran cicilan tidak sampai mengganggu kebutuhan pokok maupun kewajiban keuangan lainnya.

3. Memahami Seluruh Biaya

Sebelum mengajukan pinjaman, pahami informasi mengenai bunga, biaya administrasi, tenor, denda apabila ada, serta seluruh syarat dan ketentuan produk.

4. Memiliki Rencana Pelunasan

Pastikan sudah memiliki sumber pembayaran cicilan yang jelas sehingga risiko keterlambatan pembayaran dapat diminimalkan.

5. Meminjam dari Lembaga yang Berizin

Menggunakan layanan pinjaman dari lembaga keuangan yang berizin dan diawasi membantu memberikan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya?

Saat ini tersedia berbagai pilihan Pinjaman Online dari Bank yang proses pengajuannya dilakukan secara digital.

Berbeda dengan layanan pinjaman yang disediakan oleh bank, setiap produk memiliki persyaratan, proses analisis kredit, limit, tenor, bunga, biaya, serta ketentuan yang berbeda.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu:

– Membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY).

– Memahami bunga, biaya, risiko, dan tenor.

– Mengajukan pinjaman sesuai kemampuan membayar.

– Menggunakan dana pinjaman untuk kebutuhan yang telah direncanakan.

Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan dengan Neo Pinjam

Kalau kamu membutuhkan Pinjaman Online dari Bank, Neo Pinjam dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Neo Pinjam menyediakan fasilitas pinjaman dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor hingga 24 bulan, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan pembayaran masing-masing nasabah. Seluruh proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, bunga, biaya, risiko, persyaratan, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Pengajuan pinjaman tetap mengikuti proses analisis dan persetujuan dari Bank Neo Commerce.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Pinjam, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

6 Juli 2026 - 19:18 WITA

Metland Cikarang Kembali Raih Rekor MURI melalui Dragrace Pushbike dengan Peserta Anak Terbanyak

6 Juli 2026 - 18:36 WITA

PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

6 Juli 2026 - 18:27 WITA

Telkom AI Center Aceh Bekali Generasi Kreatif dengan Pemanfaatan AI untuk Optimasi Konten Media Sosial

6 Juli 2026 - 17:51 WITA

Telkom AI Center Aceh Dorong Generasi Muda Kuasai Teknik “Coding tanpa Ngoding” Melalui Pemanfaatan AI

6 Juli 2026 - 17:42 WITA

Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir

6 Juli 2026 - 16:31 WITA

Trending di Bisnis