Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Jan 2026 19:29 WITA ·

KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB


KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB Perbesar

Bandung (Jawa Barat), 20 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal (KAI & KAI Commuter), guna memastikan keandalan layanan menjelang masa Angkutan Lebaran.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur ini dilakukan untuk memastikan seluruh kanal pemesanan tiket memiliki performa yang stabil dan responsif, terutama saat menghadapi lonjakan transaksi yang sangat tinggi, seperti pada masa pemesanan tiket Lebaran nanti.

“Kami melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern agar seluruh kanal pemesanan, baik aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan lainnya memiliki kemampuan menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time. Hal ini sangat penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik dengan lebih lancar tanpa kendala teknis,” ujar Kuswardojo.

Selama proses migrasi yang berlangsung empat jam tersebut, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal eksternal/mitra resmi lainnya tidak dapat diakses sementara.

Kuswardojo menyampaikan bahwa mengingat tetap adanya aktivitas perjalanan kereta api pada jam tersebut, KAI memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan melalui langkah-langkah berikut:

1. Pelayanan Tiket di Stasiun: Bagi calon penumpang yang ingin membeli tiket secara mendadak (go-show) atau melakukan transaksi darurat, pelayanan tetap dialihkan secara manual melalui loket stasiun (offline).

2. Proses Boarding: Operasional keberangkatan dan kepulangan penumpang tetap berjalan sesuai jadwal. Petugas telah menyiapkan manifest penumpang secara manual untuk memastikan proses boarding di stasiun tidak terganggu.

3. Waktu Pemeliharaan: Pemilihan waktu dini hari dilakukan dengan pertimbangan trafik transaksi yang paling rendah, sehingga dampak terhadap calon penumpang dapat diminimalisir.

4. ⁠Penyimpanan Tiket: Penumpang yang berangkat pada periode migrasi diimbau menyimpan screenshot tiket/kode booking dari aplikasi atau mengecek kode booking di email untuk memperlancar proses boarding.

KAI menegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi dipastikan tetap aman selama proses transisi berlangsung. Perencanaan matang dan pengujian berlapis telah dilakukan untuk memastikan sistem kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.

“Kami memohon dukungan dan kerja sama pelanggan agar dapat mengatur kembali waktu transaksi tiketnya selama kegiatan ini berlangsung. Peningkatan sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tutup Kuswardojo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 955 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Trending di Bisnis