Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 17 Okt 2025 10:30 WITA ·

KAI Group Perkuat Konektivitas Jakarta–Bandung


KAI Group Perkuat Konektivitas Jakarta–Bandung Perbesar

Januari–September 2025: KAI Group Layani 72,91 Juta Pelanggan Jakarta–Bandung

Pada momentum HUT ke-10 PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bertema “Sustainability For A World Class Operator”, KAI Group menegaskan komitmen terhadap layanan transportasi publik yang efisien, efektif, dan berkelanjutan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa integrasi antarmoda menjadi kunci dalam mewujudkan mobilitas berkelanjutan antara Jakarta dan Bandung.

“Jakarta dan Bandung kini memiliki pilihan transportasi yang beragam, mulai dari layanan KA lokal aglomerasi, KA Jarak Jauh Parahyangan, hingga kereta cepat Whoosh. Seluruh moda tersebut terintegrasi dengan layanan lanjutan seperti LRT dan transportasi perkotaan lainnya, sehingga mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien,” ujar Anne.

KCIC: Mobilitas Cepat, Modern, dan Terhubung

Sejak beroperasi komersial pada Oktober 2023 hingga 30 September 2025, Whoosh telah melayani 11,72 juta pelanggan. Selama Januari–September 2025, Whoosh mencatat 4.524.365 pelanggan, sementara sepanjang tahun 2024 jumlahnya mencapai 6,06 juta dengan rata-rata 16.559 penumpang per hari.

Perjalanan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang kini ditempuh hanya 30 menit, dan pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan feeder gratis selama 15 menit menuju Stasiun Bandung.

Pertumbuhan ini menandai semakin kuatnya minat masyarakat terhadap transportasi cepat, modern, dan terintegrasi yang mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi sekitar 45 menit. Selain memberikan kenyamanan perjalanan, Whoosh turut memperkuat konektivitas ekonomi, wisata, dan investasi di wilayah Jawa Barat.

KA Jarak Jauh Parahyangan Tetap Menjadi Favorit

Layanan KA Jarak Jauh Parahyangan tetap menjadi pilihan utama pelanggan yang membutuhkan perjalanan langsung antara Jakarta dan Bandung. Januari hingga September 2025, KA Parahyangan telah melayani 655.345 pelanggan, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 472.535 pelanggan.

Peningkatan ini menunjukkan konsistensi KAI Group dalam menghadirkan moda transportasi andalan yang berorientasi pada kenyamanan, ketepatan waktu, dan pelayanan prima. Melalui pembenahan fasilitas, digitalisasi tiket, dan peningkatan pengalaman pelanggan, KAI terus menjaga relevansi KA Parahyangan sebagai tulang punggung konektivitas di lintas legendaris Jakarta–Bandung dengan panorama memukau.

Angkutan Terusan Hemat: Alternatif Inklusif ke Bandung

Sebagai bentuk perluasan akses, KAI Group menghadirkan angkutan terusan hemat dari Jakarta ke Bandung dengan biaya di bawah Rp20.000. Perjalanan ini memadukan KRL, KA Lokal Walahar, dan KA Cibatuan yang dikelola KAI Commuter, sebagai integrasi antarmoda yang efisien dan inklusif.

Perjalanan dapat dimulai dengan KRL menuju Stasiun Cikarang (tarif Rp3.000–Rp6.000), dilanjutkan KA Walahar Ekspres menuju Stasiun Purwakarta (Rp4.000), dan diteruskan KA Cibatuan menuju Stasiun Bandung (Rp8.000). Total waktu tempuh sekitar empat jam, seluruh tiket dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access maksimal tujuh hari sebelum keberangkatan.

Selain menjadi solusi hemat, layanan ini mendorong pola perjalanan berkelanjutan berbasis rel. KA Lokal Walahar mencatat 3.025.464 pelanggan selama Januari–September 2025, naik dari 2.826.012 pelanggan di periode yang sama tahun sebelumnya.

Layanan KRL Cikarang Line juga menunjukkan kinerja positif dengan 62.672.487 pelanggan, sementara Commuter Line Garut turut berkontribusi dengan 2.034.167 pelanggan Januari hingga September 2025. Total pelanggan KAI Group (Whoosh, KA JJ, Commuter line dan KA Lokal) di lintas Jakarta–Bandung pada periode tersebut mencapai 72.911.828 pelanggan.

KAI Group terus memperkuat integrasi layanan antarmoda untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Setiap inisiatif diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, memperluas pilihan perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional.

“Momentum 10 tahun KCIC juga menjadi refleksi bahwa integrasi transportasi antarmoda di Indonesia telah berkembang pesat dan berdampak semakin terasa. KAI Group akan terus memperkuat kolaborasi, memperluas akses, serta memastikan seluruh layanan mendukung keberlanjutan ekonomi nasional,” tutup Anne.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 933 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Pertumbuhan Tim, RevComm Indonesia Umumkan Perpindahan Kantor

2 September 2026 - 14:23 WITA

BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

2 September 2026 - 13:55 WITA

Jasaviral Catat 4,8 Juta Order Sejak 2015, Perluas Layanan Social Media Marketing di 2026

2 September 2026 - 13:23 WITA

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bangun Kesadaran Bahaya Narkoba Pelajar Melalui Program TJSL Sobat Ananda Bersinar

2 September 2026 - 12:30 WITA

Posisi Long Bitcoin dan Ethereum Dominan di Pasar Global, Bittime Soroti Peluang Futures

2 September 2026 - 12:00 WITA

Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek

2 September 2026 - 11:24 WITA

Trending di Bisnis