Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 4 Feb 2026 14:17 WITA ·

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum


KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum Perbesar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan transportasi publik
yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya pelecehan
seksual, di lingkungan kereta api. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya
berkelanjutan KAI dalam memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pelanggan
tanpa terkecuali.

Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa KAI secara konsisten
mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam setiap aspek
pelayanan perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan
transportasi yang aman dan bebas dari tindakan pelecehan seksual. Keselamatan
dan rasa aman merupakan hak setiap penumpang, dan KAI tidak mentoleransi segala
bentuk kekerasan maupun pelanggaran hukum di lingkungan kereta api,” tegas
Ramdany.

Ramdany menjelaskan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus
melakukan langkah preventif melalui edukasi, pengawasan berlapis, serta
peningkatan kewaspadaan petugas di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api.
Seluruh petugas KAI dibekali pemahaman untuk bertindak cepat, tegas, dan
profesional apabila terjadi indikasi tindakan yang mengganggu keamanan dan
kenyamanan penumpang.

Sebagai bagian dari mekanisme perlindungan, KAI menyediakan
berbagai kanal pelaporan bagi penumpang yang mengalami atau menyaksikan dugaan
pelecehan seksual. Penumpang dapat segera melaporkan kejadian kepada petugas
stasiun, kondektur, petugas keamanan di dalam kereta, atau melalui Contact
Center KAI 121. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan sesuai
prosedur yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tidak ragu
untuk melapor apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.
Petugas keamanan KAI secara rutin melakukan pemantauan dan penyisiran di
rangkaian kereta untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman,”
tambah Ramdany.

Selain itu, KAI juga terus berinovasi dalam menghadirkan
layanan yang berpihak pada kebutuhan pelanggan, termasuk penumpang perempuan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui fitur Female Seat Map pada
aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang perempuan mengetahui posisi
tempat duduk penumpang perempuan dan laki-laki sehingga dapat memilih tempat
duduk sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.

Sebagai bentuk ketegasan, KAI menegaskan bahwa setiap pelaku
pelecehan seksual di lingkungan kereta api akan dikenakan sanksi tegas sesuai
ketentuan hukum yang berlaku, termasuk pemblokiran layanan (blacklist)
penggunaan kereta api hingga 20 tahun, di samping proses hukum oleh aparat
penegak hukum.

“KAI tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi, tetapi
juga bertanggung jawab menjaga ruang publik yang aman dan bermartabat.
Pencegahan pelecehan seksual membutuhkan kesadaran dan peran aktif semua pihak.
Melalui komitmen ini, kami berharap kereta api menjadi moda transportasi yang
aman, ramah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Ramdany.

Dengan komitmen berkelanjutan tersebut, KAI Divre IV
Tanjungkarang mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga keamanan,
saling menghormati, dan menciptakan lingkungan perjalanan kereta api yang bebas
dari kekerasan dan pelecehan seksual.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 921 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Trending di Bisnis