Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Jan 2026 16:26 WITA ·

KAI Daop 4 Semarang Catat Zero Accident dan Ketepatan Waktu Nyaris 100 Persen selama Nataru 2025/2026


KAI Daop 4 Semarang Catat Zero Accident dan Ketepatan Waktu Nyaris 100 Persen selama Nataru 2025/2026 Perbesar

KAI Daop 4 Semarang mencatatkan kinerja operasional yang impresif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan padatnya lalu lintas perjalanan kereta api, KAI Daop 4 Semarang berhasil menjaga On Time Performance (OTP) tetap optimal hingga 99 persen.

KAI Daop 4 Semarang mencatatkan kinerja operasional yang impresif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan padatnya lalu lintas perjalanan kereta api, KAI Daop 4 Semarang berhasil menjaga On Time Performance (OTP) tetap optimal hingga 99 persen.

Selain itu KAI Daop 4 juga mencatatkan Zero Accident atau nihil kecelakaan, baik Kecelakaan Kereta Api, Non Kecelakaan Kereta Api, ataupun Kecelakaan Kerja sepanjang periode angkutan Nataru.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau Departure On Time Performance (OTP) perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 99,3 persen.

“Dalam kurun 18 hari masa angkutan Nataru, dengan total frekuensi perjalanan sekitar 1.156 perjalanan kereta api penumpang, KAI Daop 4 Semarang terus mengoptimalkan seluruh aspek operasional agar setiap perjalanan dapat berangkat tepat waktu, dengan capaian ketepatan yang nyaris 100 persen,” ujar Luqman Arif.

Sementara itu, OTP kedatangan (Arrival OTP) di Daop 4 Semarang mencapai 96,5 persen. Capaian ini menunjukkan kemampuan Daop 4 Semarang dalam menjaga ketepatan waktu kedatangan meskipun terjadi peningkatan volume perjalanan kereta api di jalur-jalur padat selama masa libur panjang.

Luqman menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Daop 4 Semarang yang siaga penuh selama masa Nataru.

“Ketepatan waktu perjalanan kereta api menjadi salah satu indikator utama kualitas layanan KAI. Angka tersebut merupakan hasil dari perencanaan operasional yang matang, koordinasi lintas unit yang intensif, serta kesiapan sarana dan prasarana yang prima,” ujar Luqman.

Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang juga mencatatkan kinerja gemilang dalam aspek keamanan dan keselamatan perjalanan. Selama periode Angkutan Nataru, seluruh operasional perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang berjalan dengan Zero Accident atau nihil kecelakaan.

Sebagai bentuk mitigasi risiko, Daop 4 Semarang meningkatkan kesiagaan prasarana dengan menempatkan petugas penjaga ekstra di titik-titik rawan, seperti wilayah yang berpotensi banjir, longsor, maupun tanah labil, mengingat masa Nataru bertepatan dengan musim hujan. Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga menyiagakan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah stasiun strategis guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan akibat faktor alam.

Dari sisi pengamanan, KAI Daop 4 Semarang mengerahkan personel keamanan gabungan yang terdiri dari Polsuska, Security, serta dukungan eksternal dari unsur TNI dan Polri. Patroli rutin juga dilakukan di sepanjang jalur kereta api untuk mengantisipasi potensi gangguan eksternal, seperti pelemparan batu maupun aktivitas ilegal di jalur KA.

Perhatian khusus juga diberikan pada aspek keselamatan di perlintasan sebidang. KAI Daop 4 Semarang melaksanakan sosialisasi masif di perlintasan serta menambah petugas penjaga perlintasan (PJL) ekstra guna memastikan keselamatan pengguna jalan raya sekaligus menjamin kelancaran perjalanan kereta api.

Menurut Luqman, keberhasilan menjaga kinerja operasional dan keselamatan selama masa Nataru merupakan wujud komitmen manajemen KAI dalam memberikan layanan transportasi publik yang andal dan aman.

“Keberhasilan ini adalah hasil dedikasi seluruh insan KAI Daop 4 Semarang yang bekerja 24 jam tanpa henti selama masa Angkutan Nataru. Bagi kami, keselamatan bukan sekadar prioritas, tetapi merupakan nilai utama yang tidak bisa ditawar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 911 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Trending di Bisnis