Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 26 Okt 2025 16:41 WITA ·

KAI Apresiasi Kerja Sama Pengguna LRT Jabodebek dalam Proses Evakuasi Terkendali


KAI Apresiasi Kerja Sama Pengguna LRT Jabodebek dalam Proses Evakuasi Terkendali Perbesar

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pengguna LRT Jabodebek pada Sabtu, 25 Oktober 2025, saat sistem proteksi aktif dan bekerja memutus aliran listrik di jalur LRT Jabodebek sehingga perjalanan LRT Jabodebek harus terhenti sementara mulai pukul 08.41 – 10.50 WIB.

Dalam situasi tersebut, KAI memahami bahwa pengalaman berjalan di pinggir jalur LRT Jabodebek bukanlah hal yang mudah bagi pengguna. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah tetap tenang serta mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung. Berkat kerja sama pengguna, seluruh proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan terkendali hingga seluruh penumpang tiba di stasiun terdekat dengan kondisi selamat.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh petugas, baik di rangkaian kereta maupun petugas stasiun, yang telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai SOP. Setiap langkah dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi secara terpusat dengan Operations Control Centre (OCC) untuk memastikan keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas utama.

Prosedur evakuasi di LRT Jabodebek telah disusun dengan memperhatikan standar keamanan baik untuk pengguna maupun petugas. Sebelum evakuasi dimulai, aliran listrik dari third rail dipastikan telah padam sepenuhnya untuk menjamin keselamatan pengguna dan petugas. Dalam situasi tertentu ketika rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan, pengguna diarahkan menuju stasiun terdekat melalui walkway dengan pendampingan dari petugas.

Selain itu, LRT Jabodebek juga memiliki prosedur alternatif menggunakan kereta lain (shuttle) yang ditempatkan berdekatan dengan rangkaian yang mengalami kendala. Skema ini dapat diterapkan apabila kereta yang mengalami kendala tidak dapat melanjutkan perjalanan, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cara berpindah dari kereta yang mengalami gangguan ke kereta shuttle. Namun, pada kejadian kemarin, kereta shuttle tidak dapat dioperasikan karena aliran listrik di seluruh lintasan dalam kondisi padam, sehingga seluruh rangkaian kereta LRT Jabodebek tidak dapat dioperasikan.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna dan petugas selalu menjadi fokus utama KAI dalam setiap langkah penanganan keadaan darurat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang telah mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi, serta kepada seluruh petugas yang sigap menjalankan tugasnya di lapangan. Kami memahami kondisi tersebut tidak mudah, dan karena itu kami terus berkomitmen menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ujar Mahendro.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang, KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan prosedur operasional, termasuk aspek kelistrikan, sistem proteksi, serta koordinasi komunikasi antar tim. Evaluasi ini menjadi dasar dalam penyempurnaan sistem keandalan operasional ke depan.

KAI juga secara rutin melaksanakan pelatihan dan simulasi penanganan keadaan darurat di sejumlah lokasi, seperti Stasiun Kuningan, Ciracas, dan Bekasi Barat. Kegiatan ini memastikan seluruh petugas memiliki kecepatan tanggap dan kemampuan koordinasi yang baik dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan petugas, sistem, dan infrastruktur agar pelayanan semakin andal. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” tambah Mahendro.

KAI mengajak masyarakat untuk terus menggunakan transportasi umum sebagai pilihan mobilitas yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Dengan dukungan dan kepercayaan masyarakat, KAI melalui LRT Jabodebek berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin baik dan menjadi bagian dari solusi mobilitas yang berkelanjutan.

KAI berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi andalan, dan memastikan bahwa setiap operasional selalu dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 937 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai

29 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

29 Agustus 2026 - 00:22 WITA

Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

29 Agustus 2026 - 00:21 WITA

Tiga Perspektif Melengkapi The Love City: Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa di Hari Kedua

29 Agustus 2026 - 00:20 WITA

Empat Desainer, Empat Dunia Kreatif: Hari Pertama Vietnam Wedding Week 2026

29 Agustus 2026 - 00:18 WITA

Vietnam Wedding Week 2026 Resmi Menutup The Love City, Satukan Fashion Pengantin, Pengalaman, dan Ekosistem Pernikahan

29 Agustus 2026 - 00:13 WITA

Trending di Bisnis