Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 19 Nov 2024 23:36 WITA ·

Kadis Perkimtan Sulut Alexander Watimena : 286 Sertifikat Akan Segera Dibagikan Kepada Pengungsi Gunung Ruang di Bolsel


Foto - Kadis Perkimtan Sulut Ir Alexander Watimena ST.MT Perbesar

Foto - Kadis Perkimtan Sulut Ir Alexander Watimena ST.MT

Manado, Sulutnews.com.Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan ( Perkimtan) Sulut Ir Alexander Watimena ST. MT mengatakan, dalam waktu dekat ini, ratusan warga korban meletusnya Gunung Ruang di Tagulandang Kabupaten Sitaro akan segera mendapat Sertifikat tanah yang jumlahnya sekitar 286 sertifikat untuk lahan pemukiman baru bagi korban bencana di Kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolmong Selatan ( Bolsel).

“Sertifikat itu sementara diproses oleh Kantor Agraria dan Tataruang ( ATR) Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Bolmong Selatan ( Bolsel) ” kata Alexander Watimena kepada wartawan dikantornya Selasa (19/11).

Menurut Watimena 286 sertifikat itu untuk 286 Kepala Keluarga ( KK) korban Gunung Ruang dan saat ini.korban masing mengungsi. Setiap KK dapat rumah tipe 45 yang layak huni dengan satu hektare lahan pertanian.

” Jadi kita bersyukur ada lahan pemukiman baru yang diberikan pemerinta daerah seluar 10,3 hektare untuk pemukiman dan sudah dubayar oleh Pemda Sulut” kata Watimena.

Untuk 286 rumah itu dibangun oleh Kementrian Pekerjaan Umum lewat Balai Pelaksana Penyedia Perumahan ( BP3) Perwakilan Sulut yang saat ini sudah sementara proses penyelesaian sudah sekitar 100 lebih rumah yang dibangun.

Masyarakat korban bencana Gunung Ruang bersyukur ada rumah baru. Kalau ada yang engan untuk tingal dipemukiman baru itu rugi karena sangat layak huni dan ada lahan pertanian” Jadi kita banga ada lahan pemukiman baru. Karena ditempat lama disekitar Gunung Ruang sudah tidak bisa ditempati lagi” kata Watimena.
Ditambahkan setiap keluarga yang akan tingal dilokasi pemukiman baru sudah diundi lokasi rumah yang akan ditempati agar tidak ada masalah tentang lokasi.
Untuk jalan cukup bagus menuju lokasi dan dekat pantai.

Sebelumnya Kepala BP3 Perwakilan Sulut Ir Recky Lahope ST.MT kepada wartawan sudah menjelaskan bahwa hinga akhir tahun 2024 semua 286 unit rumah milik para pengungsi Gunung Ruang akan terealisasi hinga akhir 2024. Selain rumah ada balai petemuan dan sarana dan prasarana lainnya termasuk air bersih dan jalan dilokasi pemukiman. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,215 kali

Baca Lainnya

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Trending di Advetorial