Rote Ndao,Sulutnews.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Rote Ndao, Jufri Laela, menyatakan kesiapannya memimpin Askab PSSI Kabupaten Rote Ndao. Kandidat kuat ini hadir dengan visi yang matang dan bijaksana, berfokus pada pembangunan sepak bola lokal yang profesional dan transparan, khususnya di Nusa Fuah Funi.
Prioritas utama Jufri adalah pembinaan berkelanjutan bagi pemain dan pelatih lokal. Beliau menyadari potensi besar yang dimiliki Rote Ndao dan menekankan pentingnya mengasah bakat tersebut agar dapat bersaing di kancah provinsi dan nasional. Askab PSSI, dalam pandangannya, harus menjadi payung bagi seluruh insan sepak bola Rote Ndao, sebuah organisasi yang responsif, terbuka, dan berorientasi pada kemajuan bersama.
Program unggulan Jufri meliputi penyelenggaraan kompetisi lokal yang rutin dan terstruktur. Kompetisi ini akan menjadi wadah bagi pengembangan bibit muda, mencakup semua kelompok usia, dari anak-anak hingga pemain senior. Sistem pembinaan yang komprehensif ini diharapkan akan melahirkan generasi emas sepak bola Rote Ndao.
Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci keberhasilan, sehingga Jufri berencana memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, ASPROV PSSI NTT, dunia usaha, dan komunitas pecinta sepak bola. Kemajuan sepak bola, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan komitmen dan dukungan bersama.
Peningkatan kapasitas SDM juga menjadi perhatian serius. Pelatihan rutin untuk pelatih, wasit, dan pengurus klub akan menjadi program berkelanjutan. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengembangan sepak bola Rote Ndao.
“Dedikasi, inovasi, relasi, dan realisasi adalah landasan perjuangan saya,” ujar Jufri dengan penuh keyakinan. “Cita-cita saya adalah menjadikan sepak bola Rote Ndao sebagai kebanggaan masyarakat.”
Jufri optimis akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh insan sepak bola Rote Ndao. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu padu membangun masa depan sepak bola Rote Ndao yang lebih gemilang. Pemilihan Ketua Askab PSSI Kabupaten Rote Ndao akan segera dilaksanakan.
Reporter:Dance Henukh







