Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 15 Jan 2026 12:16 WITA ·

Jam Sibuk LRT Jabodebek: Ketika Duduk dan Berdiri Menjadi Ruang Bersama


Jam Sibuk LRT Jabodebek: Ketika Duduk dan Berdiri Menjadi Ruang Bersama Perbesar

LRT Jabodebek memiliki kapasitas angkut yang memadai untuk mengakomodasi pengguna duduk dan berdiri, dengan fasilitas yang ramah bagi pengguna berkebutuhan khusus.

Pada jam sibuk pagi dan sore hari, kepadatan pengguna LRT Jabodebek menjadi bagian dari dinamika mobilitas perkotaan. Dalam kondisi tersebut, rangkaian LRT Jabodebek telah dirancang memiliki kapasitas angkut untuk mengakomodasi pengguna duduk maupun berdiri sebagai ruang perjalanan bersama agar tetap berjalan tertib dan efisien.

Dalam satu rangkaian perjalanan, LRT Jabodebek terdiri dari 6 kereta yang tersusun atas 2 Motor Car Cab (MC) di bagian depan dan belakang, 2 Motor Car (M), dan 2 Trailer Car (T). Susunan ini memungkinkan pengaturan ruang yang seimbang antara tempat duduk dan ruang berdiri, sesuai dengan karakter perjalanan jarak menengah yang didominasi mobilitas harian.

Satu rangkaian LRT Jabodebek menyediakan total 174 tempat duduk. Setiap kereta dilengkapi dengan 8+1 kursi prioritas yang diperuntukkan bagi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta pendamping balita. Penyediaan kursi prioritas ini menjadi bagian dari upaya menjaga aksesibilitas dan keadilan ruang di tengah kepadatan penumpang.

Selain tempat duduk, kapasitas angkut juga didukung oleh ruang berdiri yang tertata. Pada kondisi kepadatan normal, setiap kereta dapat menampung sekitar 89-97 pengguna LRT Jabodebek berdiri, sehingga satu rangkaian mampu melayani sekitar 740 pengguna. Sementara pada kondisi kapasitas maksimal, dapat mencapai 179-194 pengguna LRT Jabodebek per kereta, dengan kapasitas maksimal satu rangkaian sekitar 1.308 pengguna.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kepadatan pada jam sibuk merupakan bagian dari dinamika mobilitas perkotaan yang dihadapi transportasi publik massal.

“LRT Jabodebek dirancang untuk melayani kondisi tersebut melalui pengaturan kapasitas duduk dan berdiri, agar perjalanan tetap berjalan tertib sebagai ruang bersama,” ujarnya.

Radhitya menambahkan, pemahaman pengguna terhadap fungsi ruang di dalam kereta turut berperan dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik, terutama pada jam-jam dengan tingkat permintaan tinggi.

Penataan interior kereta, termasuk area prioritas, ruang berdiri, serta akses ramah bagi pengguna berkebutuhan khusus, dirancang untuk mendukung peran LRT Jabodebek sebagai salah satu tulang punggung mobilitas harian masyarakat di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga Jakarta.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama. Dengan menggunakan ruang sesuai peruntukannya, perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 994 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

19 Agustus 2026 - 13:53 WITA

UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

19 Agustus 2026 - 13:33 WITA

Trending di Bisnis