Bitung, Sulutnews.com – Sejak gelaran FPSL di waktu sebelumnya, perhelatan kali ini dapat dirasakan semakin jauh berbeda.
Ketua Harian Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2023, Rudy Theno menyatakan booming FPSL mulai dirasakan pada tahun 2022.
Semakin signifikan dengan keterlibatan UMKM yang terus bertambah, belum lagi total pengunjung berada di kisaran 300an ribu setiap harinya.
Ditambah lagi dengan kehadiran group band Jamrud, membuat lapangan Pelabuhan Samuel Languyu hampir tidak mampu menampung 60 ribu lebih tamu yang datang dari Gorontalo, Palu, Makassar dan daerah lainnya.
Demikian disampaikan Rudy dalam konferensi pers FPSL 2023 di Media Center, Gedung BBC Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa. Pada Selasa(03/10/23).
Konferensi Pers itu juga ikut dihadari Kasdim 1310/Bitung, Mayor Arm Novri Pratasik, Kabag Ops Polres Bitung, AKP Agung Widodo, Kepala Dinas Pariwisata, Pingkan Kapoh dan sejumlah pejabat.
“Ini juga tidak lepas dari peran kreatifitas anak muda Kota Bitung yang berani mengambil alih peran sebagai EO yang juga melibatkan para komunitas anak muda hingga dampak FPSL betul-betul dirasakan langsung masyarakat,” kata Rudy.
FPSL kali ini telah menjadi perhatian serius dari Kementerian Pariwisata setelah masuk dalam 100 Calender Of Event Indonesia.
“FPSL 2023 ini adalah iven FPSL ke-8 diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bitung sejak tahun 2016 yang juga saat itu, Ketua Panitiannya adalah Wakil Wali Kota, Hengky Honandar,” katanya.
Di 2023 ini, lanjut Rudy, Pemerintahan Maurits Mantiri-Hengky Honandar tidak lagi menyasar kedatangan turis asing karena booming turis sudah dikonfirmasi sejak jauh jauh hari.
Malahan, kata dia, 2 Minggu sebelum pelaksanaan FPSL, Kelurahan Batuputih Kecamatan Ranowulu Bitung sudah didiami oleh 100an turis dari 13 negara. Belum lagi ditengah-tengah pelaksanaan FPSL tepatnya 8 Oktober 2023 akan kedatangan tamu dari kapal pesiar yang jumlahnya 2000an orang lebih.
“Sehingga sasaran dari Pemerintahan Maurits-Hengky adalah pemberdayaan masyarakat mulai dari para juru bahasa hingga UMKM, apalagi FPSL yang digelar selama seminggu,” katanya.
Rudy juga menyampaikan, FPSL 2023 akan dilaksanakan di 4 lokasi, yakni Pusat Kota tepatnya di Gedung Kreatifitas UMKM Bitung Bitung Creatif Centre, kedua di Pelabuhan TNI AL Samuel Languyu yang akan menjadi tempat lomba olahraga air keselurahan, ketiga adalah Boulevald Papusungan Lembeh dan keampat adalah acara penutupan di Stadion Duasudara.
“Dan yang paling membanggakan FPSL tahun inilah banjir sponsor, yakni total 12 Badan Usaha yang berani mengelontorkan dana hingga ratusan juta untuk kegiatan ini. Ini menandakan brand FPSL menjadi buruan sponsor,” kata Rudi.
(Tzr)





