MANADO,Sulutnews.com – Ketua DPD Golkar Sulut Michaela Elsiana Paruntu (MEP), menegaskan kalau seluruh jajaran Partai Golkar Sulut Solid dan tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Penegasan tersebut disampaikan MEP menyusul beredarnya poster digital di media sosial yang memuat isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. Ia memastikan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), rencana Munaslub tersebut tidak benar.MEP bahkan menyebut kabar yang beredar itu sebagai hoaks yang berpotensi membentuk persepsi keliru sekaligus mengusik soliditas internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Saya dan semua kader Partai Golkar Sulut akan tegak lurus bersama Ketum Bahlil Lahadalia. Saya ingin memastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu 1000 persen hoaks. Kami melihat ini sengaja dihembuskan oleh pihak yang mencoba mengganggu soliditas Partai Golkar. Padahal, kondisi internal partai saat ini tetap berjalan positif,” tegas MEP.
Juha ditegaskan MEP, dinamika dan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik perlu disikapi secara proporsiona, Ia mengingatkan kader agar tidak mudah terpancing narasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya, terlebih jika informasi tersebut berpotensi memicu kegaduhan dan merusak kepercayaan terhadap organisasi. “Semua fitnah yang ditujukan kepada Ketum Bahlil Lahadalia sangat tidak berdasar dan tidak benar,” ujar MEP.
MEP kemudian menyinggung bantahan Bahlil terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penyadapan dan perekaman pembicaraan pihak lain. Menurutnya, Bahlil telah memberikan klarifikasi sekaligus membantah tuduhan tersebut.”Kan Ketum Bahlil Lahadalia telah menyampaikan bantahan keras terkait tuduhan serta isu yang mengaitkan dirinya dengan aksi penyadapan dan perekaman pembicaraan pihak lain. Ketum Bahlil menegaskan bahwa isu tersebut merupakan fitnah yang dibangun untuk merusak nama baiknya serta marwah Partai Golkar,” ungkapnya
Di tengah beragam isu yang berkembang, MEP justru mengklaim konsolidasi internal Partai Golkar semakin intensif. Ia menyebut dinamika tersebut tidak menyurutkan koordinasi antarkader, baik di tingkat pusat maupun daerah
Soliditas organisasi, terus diperkuat melalui komunikasi dan konsolidasi berjenjang, mulai dari DPP, DPD, DPC hingga struktur kepengurusan di tingkat ranting. Khusus di Sulut, MEP memastikan mesin organisasi tetap bergerak. Konsolidasi kader terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kerja politik dan memperkuat koordinasi hingga ke wilayah kabupaten dan kota.”Untuk Sulut, kita terus lakukan konsolidasi. Kader Partai Golkar Sulut makin kompak dan tetap bersama Ketum Bahlil Lahadalia. Jadi isu-isu yang tidak benar dan mengaitkan dengan isu penyadapan itu tidak benar. Ketum Bahlil Lahadalia juga menjadi korban penyadapan,” katanya.
Lebih lanjut, MEP menyebut persoalan isu Munaslub telah diluruskan oleh jajaran DPP Partai Golkar. Ia merujuk pada pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji dan Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia yang, menurutnya, telah memberikan penjelasan kepada publik.(Josh tinungki)






