Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bolmut · 9 Sep 2024 14:01 WITA ·

Istri Gus Dur Hadiri Kunjungan Paus Fransiskus ke Istiqlal


Istri Gus Dur Hadiri Kunjungan Paus Fransiskus ke Istiqlal Perbesar


Bolmut, Sulutnews.com – Istri mantan Presiden Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Sinta Nuriyah menghadiri kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal, pada hari Kamis kemarin (05/09/2024).

Sinta Nuriyah datang bersama putrinya yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Istri Gus Dur bersama putrinya Yenny Wahid kompak mengenakan kebaya khas Betawi, lengkap dengan kain dan hijab.

Yenny Wahid terlihat mengenakan kebaya berwarna merah, dengan kerudung putih. Sementara Sinta Nuriyah menggunakan kebaya dan kerudung berwarna putih, tapi dilengkapi dengan sebuah pita kecil berwarna merah pada dada kanannya.

Seperti diketahui, Sinta Nuriyah menjadi salah satu tokoh agama di Indonesia. Sehingga hal ini memicu reaksi dari warganet yang melihat indahnya keberagaman di Tanah Air ketika petinggi dari agama lain hadir dan cukup dihormati.

Seperti diketahui, kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia untuk menyampaikan pesan kedamaian dan mempromosikan keberagaman agama di Tanah Air. Mengingat ia melihat masyarakat Indonesia bisa hidup rukun dengan berbagai pemeluk agama.

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menilai kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024 sangat penting. Mengingat saat ini situasi dunia yang penuh masalah dan konflik.

Ia menyebut, situasi yang terjadi hari ini  tidak umum. Karena dunia yang dulunya cenderung aman-aman saja tetapi tiba-tiba begitu banyak gejolak. 

Karena itu, Yenny menegaskan, dunia membutuhkan sosok pemimpin yang berbela rasa demi kemanusiaan untuk menjadi teladan.

“Dunia saat ini memerlukan sosok seperti Paus Fransiskus,” ucap Direktur Wahid Institute itu.
Yenny menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok yang istimewa. Hal itu bukan karena Paus sebagai pemimpin Takhta Suci Vatikan, melainkan juga sosok yang lekat dengan semangat berbela rasa penuh kehangatan.

Dalam menghadapi tantangan dunia tersebut diperlukan sosok-sosok pemimpin yang bisa beranjak ke luar dari identitas dirinya. Serta mau berjuang untuk kemanusiaan.

“Saya pernah bersalaman langsung pada tujuh tahun lalu, kesan saya Paus Fransiskus adalah sosok yang hangat. Kehangatan itu terpancar sebagai orang yang inspiratif dan karismatik,” ujarnya.

“Bagi saya pribadi, ini adalah sosok yang sangat menginspirasi dan saya tidak sungkan mengatakan bahwa bukan cuma umat Katolik yang mencintai Paus. Tapi saya juga umat Islam mencintai karena beliau mencintai semua umat manusia,” ucap Yenny. ***

Artikel ini telah dibaca 1,636 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Profil Kuntadi Jadi Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

23 Juli 2026 - 16:19 WITA

Kades Huntuk OFK & Operator Desa Penyedia Kegiatan FU Jadi Tersangka Penyalagunaan ADD/DD

22 Juli 2026 - 14:24 WITA

Kawin Masal; Gubernur Sulut YSK Menjadi Saksi Pengantin Pria & Pengantin Perempuan Kepala BKKBN Provinsi Sulut

21 Juli 2026 - 16:47 WITA

Prosesi Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Perwira Pertama Di Polres Bolmong Utara

21 Juli 2026 - 15:09 WITA

Dr. Nawawi Pomolango, S.H., M.H, Dimutasi Dari Ketua PT Kalsel Menjadi Ketua PT Jawa Tengah

15 Juli 2026 - 11:01 WITA

Kejuaraan Dunia FIFA 2026 : Prediksi Inggris vs Argentina

14 Juli 2026 - 13:11 WITA

Trending di Bolmut