Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 26 Jun 2026 13:39 WITA ·

Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama


Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama Perbesar

Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang investasi baru dari sektor kendaraan listrik (EV), elektronik, data centre, hingga manufaktur berorientasi ekspor yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan jaringan logistik yang semakin kompleks.

Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang dan Subang Smartpolitan, Abednego Purnomo, mengatakan perubahan kebutuhan investor tersebut mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap industri nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Investor tidak lagi hanya mengevaluasi biaya lahan atau kecepatan pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sebuah kawasan dapat mendukung efisiensi supply chain dan keberlangsungan operasional mereka dalam jangka panjang,” ujar Abednego.

Menurutnya, perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian investor terhadap faktor-faktor yang sebelumnya tidak menjadi pertimbangan utama, seperti konektivitas menuju pelabuhan dan jaringan transportasi nasional, ketersediaan utilitas yang andal, hingga keberadaan fasilitas pendukung yang mampu menunjang aktivitas bisnis.

Tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya minat investor asing dan domestik terhadap kawasan industri yang memiliki dukungan infrastruktur strategis. Suryacipta mencatat peningkatan minat dari investor asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, permintaan dari negara-negara strategis lainnya tetap berjalan positif, misalnya dari Jepang. Ketertarikan tersebut datang dari berbagai sektor, mayoritas dari sektor otomotif (khususnya EV) dan sektor part otomotif. Diikuti oleh heavy machinery, elektronik, data centre, dan pergudangan.

Selain mencari lokasi produksi, investor juga mulai mempertimbangkan aspek pengembangan kawasan dan dukungan ekosistem bisnis secara menyeluruh seperti layanan investasi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri kini semakin dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar lokasi untuk membangun pabrik.

Abednego menilai, tren pemilihan kawasan ini akan membentuk pola persaingan baru di sektor kawasan industri nasional dalam beberapa tahun mendatang.

“Ke depan, daya saing kawasan industri akan semakin ditentukan oleh kualitas ekosistem yang dimiliki. Kawasan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan industri, logistik, dan pengembangan bisnis akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menarik investasi baru,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 913 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api

23 Juli 2026 - 22:50 WITA

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

23 Juli 2026 - 19:40 WITA

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

23 Juli 2026 - 16:40 WITA

Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

23 Juli 2026 - 16:30 WITA

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

23 Juli 2026 - 16:28 WITA

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

23 Juli 2026 - 15:33 WITA

Trending di Bisnis