Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 26 Nov 2025 09:40 WITA ·

Inspektorat Diharapkan Tegas Perangkat Desa Gunung Ayu Ketua Kelompok Tani Kades Gunung Ayu Dinilai Tidak Memahami Aturan


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016, perangkat desa dilarang menjadi pengurus kelompok tani, termasuk sebagai ketua.

Peraturan tersebut secara spesifik menyatakan bahwa pengurus kelompok tani, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga seksi-seksi, tidak diperkenankan berasal dari aparatur sipil negara (ASN) atau perangkat desa.

Hal ini juga sejalan dengan peraturan lain seperti Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 dan peraturan daerah yang mengatur tentang rangkap jabatan, yang melarang pejabat publik dan perangkat desa menjabat posisi di lembaga non-pemerintah seperti kelompok tani.

Tujuan larangan ini adalah untuk menghindari potensi konflik kepentingan dan memastikan bahwa peran perangkat desa fokus pada tugasnya dalam pemerintahan desa, sementara kelompok tani dikelola secara independen oleh petani itu sendiri.

Namun berbeda dengan apa yang di lakukan oleh sekretaris desa gunung ayu Yarti, di ketahui sekdes yang bersangkutan menjadi ketua kelompok di dua kelompok tani yakni kelompok wanita tani KWT melati putih, dan ketua kelompok P3A Lembak dusun.

Apa yang di lakukan oleh sekretaris desa gunung ayu kecamatan seginim tersebut jelas menabrak aturan Permentan, oleh sebab itu di harapkan inspektorat kabupaten Bengkulu Selatan tegas dalam hal tersebut, kiranya perangkat desa yang bersangkutan diberi sanksi tegas, melihat yang bersangkutan juga menjalankan amanah menjadi ketua kelompok tersebut dinilai membuat kegaduhan di tengah masyarakat dengan tidak melibatkan beberapa pengurus kelompok serta mendaftarkan warga sebagai anggota kelompok tanpa sepengetahuan dan persetujuan yang bersangkutan.

Sementara itu kepala desa gunung ayu kecamatan Seginim Mikardin dinilai tidak paham dengan aturan, sebab secara berulang sekdesnya menjadi ketua kelompok tani selalu lolos di tangan kepala desa, oleh sebab itu PMD Bengkulu Selatan juga di harapkan dapat melakukan pembinaan terhadap kepala desa gunung ayu. Karena apabila di biarkan hal itu dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Arif salah satu penggiat aktif di kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan, atas tindakan sekdes gunung ayu yang dinilai sengaja menabrak aturan Permentan yang menyatakan perangkat desa tidak di perbolehkan menjadi ketua kelompok tani, akan segera melaporkan sekdes yang bersangkutan ke inspektorat kabupaten Bengkulu Selatan, serta kepala desa yang dinilai dukung tindakan sekdesnya hingga lolos menjadi ketua kelompok di dua kelompok tani. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,308 kali

Baca Lainnya

Miris! Melalui WhatsApp Oknum TNI Diduga Lecehkan Salah Satu Jurnalis Perempuan   

19 Juli 2026 - 23:37 WITA

Berdalih Penerimaan Perpindahan Siswa Kepala SMKN 5 Bengkulu Selatan Diduga Lakukan Pungli Dan Manipulasi Data APH Diharapkan Turun

18 Juli 2026 - 13:27 WITA

Peletakan Batu Pertama Pembangunan SDN 93 Bengkulu Selatan Desa Karang Cayo

17 Juli 2026 - 12:45 WITA

Warga Desa Gunung Ayu Kecamatan Seginim Sangat Mengharapkan Perhatian Pemerintah Terkait Jalan Sentra Produksi Didesanya

16 Juli 2026 - 10:42 WITA

Miris Kepala SMK Negeri 5 B/S Terima Mutasi Siswa Yang Tingkat Kelas Secara Otomatis Dimanipulasi Menjadi Naik Kelas

16 Juli 2026 - 09:03 WITA

Wujud Pemerintah Desa Kotabumi Kecamatan Pino Peduli Dengan Kesehatan Masyarakat

14 Juli 2026 - 12:09 WITA

Trending di Bengkulu Selatan